Anggota Polres Subang Rawat Kakek yang Hidup Sendiri, Ditemukan di Jalan dalam Kondisi Sakit Parah

Berawal dari rasa keprihatinan nggota Polsek Sagalaherang yang mendalam, terhadap seorang kakek bernama Usup (70), yang ditemukan tergeletak di ruko k

Penulis: Ahya Nurdin | Editor: Darajat Arianto
Dok.Humas Polsek Sagalaherang
Bripka Andri Hermawan bersama Bu RT setempat menjenguk Pak Usup (70) yang hidup sebatangkara di Kampung Batu Kapur RT 15/04 Desa Curug Agung Kecamatan Sagalaherang, Subang, Sabtu (14/1/2023). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Subang, Ahya Nurdin

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Berawal dari rasa keprihatinan nggota Polsek Sagalaherang yang mendalam, terhadap seorang kakek bernama Usup (70), yang ditemukan tergeletak di ruko kosong di pinggir jalan dalam kondisi sakit parah tak bisa jalan akibat kakinya membusuk.

Seorang anggota Polsek Sagalaherang Bripka Andri Hermawan dibantu ibu RT setempat dengan penuh keikhlasan rela merawat Pak Usup kakek yang hidup sebatangkara tersebut.

Anggota Polsek Sagalaherang, tersebut, rela membagi waktunya selain menjalankan tugas sebagai aparatur penegak hukum, pengayom dan pelindung masyarakat, dan keluarga juga harus membagi waktu untuk merawat seorang kakek yang hidup sebatang kara di Kampung Batu Kapur RT 15/04 Desa Curug Agung Kecamatan Sagalaherang.

Bripka Andri Hermawan mengatakan, hingga saat ini masih membagi waktu dengan Pak RT Zaenal Abidin beserta istrinya Ibu Iin Nurhayati untuk merawat Pak Usup Kakek yang hidup sebatang kara.

" Pak Usup ini sudah bercerai dengan istrinya, juga memiliki anak di Lembang, namun tak dirawat oleh anaknya, sehingga Pak Usup hidup terlantar sebatangkara dan tak memiliki rumah," ujar Andri Hermawan, Sabtu(14/1/2023)

Menurut Andri, saat ditemukan setahun lalu, Pak Usup ditemukan tergeletak di sebuah ruko kosong di jalan dalam kondisi sakit parah dengan kaki membusuk dan tak bisa jalan.

Sehingga saya dan Bu RT setempat berinisiatif untuk merawat pak Usup.

"Pak Usup dulu ditemukan tergeletak dijalan dalam kondisi sakit, kemudian saya bersama warga setempat berinisiatif membawanya ke RSUD Subang untuk menjalani perawatan," kata Polisi yang jago modifikasi motor street Fighter tersebut

Setelah sembuh pulang dari rumah sakit, saya mengajak pemerintah setempat dan komunitas Sepeda Balantrak untuk membantu membangunkan rumah yang sangat sederhana banget untuk tempat tinggal pak Usup

" Karena tak memiliki sanak saudara dan tempat tinggal di Batu Kapur, akhirnya kita sama-sama bergotong royong rereongan untuk membuatkan tempat tinggal buat pak Usup beserta isinya seperti kasur," ungkapnya anggota Polri kelahiran Sumedang tersebut.

"Rumah tersebut dibangun di tanah milik Pak Suhendar, dikawasan Kp. Batu Kapur RT 15/04 Desa,"imbuhnya

Setelah satu tahun saya rawat bareng-bareng bersama pak RT dan istrinya. Saat ini kondisi pak Usup sudah mulai membaik.

"Alhamdulillah, keadaan Pak Usup saat ini sudah sembuh, dan saya serta bu RT tetap merawatnya dengan penuh kasih sayang seperti orangtua sendiri," ucapnya

Menurut Anggota Polsek Sagalaherang tersebut yang telah menjuarai puluhan event kontes modifikasi motor tingkat Nasional tersebut, untuk kebutuhan sehari-hari, saya semampunya memberikan sembako untuk makan sehari-hari Pak Usup.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved