Awas, Jangan Coba-coba! Aksi Brutal Geng Motor di Cimahi Bisa Terekam 151 CCTV
Ratusan CCTV dipasang di sejumlah titik Kota Cimahi untuk mengawasi kejahatan jalanan seperti aksi brutal geng motor.
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Hermawan Aksan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Ratusan CCTV dipasang di sejumlah titik Kota Cimahi untuk mengawasi kejahatan jalanan seperti aksi brutal geng motor yang akhir-akhir ini meresahkan masyarakat karena mereka konvoi sambil membawa senjata tajam.
Terakhir, anggota geng motor itu membuat aksi keributan sambil mengacungkan senjata tajam di Jalan Warung Contong dan membacok dua orang pelajar di Jalan Mahar Martanegara, Kota Cimahi.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Cimahi, Hendra Gunawan, mengatakan, selama ini pihaknya sudah memasang 151 CCTV yang tersebar di sejumlah ruas jalan, area publik, dan instansi pemerintahan.
"Dalam pengawasan dan pemantauannya, kami selalu berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan. CCTV itu dipasang di ruas jalan strategis, kelurahan, kecamatan, Pemkot Cimahi, sampai area publik," ujar Hendra di kantornya, Rabu (11/1/2023).
Baca juga: SOSOK MJR, Pimpinan Geng Motor Sentrum, Broken Home hingga Pergi dari Bandung ke Garut Sendirian
Selain terpantau dari dalam ruang Smart City, kata dia, CCTV tersebut juga bisa dipantau Dinas Perhubungan karena keberadaan CCTV ini sangat membantu Pemkot Cimahi dalam melakukan pengawasan dan pemantauan.
"Kita standby memantau, apalagi lewat smartphone juga bisa dicek dan ada juga petugas di Smart City. Contoh ketika terjadi kemacetan di jalan maka akan langsung diketahui, kemudian dilakukan penanganan," katanya.
Selain itu, kata dia, keberadaan CCTV juga bermanfaat untuk membantu aparat kepolisian dalam mengungkap kasus kejahatan seperti aksi brutal geng motor yang akhir-akhir ini kerap meneror warga Kota Cimahi.
"Jadi memang sangat bermanfaat, minimal kalau sudah terekam CCTV misalnya ada aksi kriminal bisa jadi salah satu petunjuk juga bagi polisi," ucap Hendra.
Sebelumnya, Wali Kota Cimahi, Dikdik Suratno Nugrahawan mengatakan, akan memetakan daerah rawan dan berencana menambah CCTV agar aksi mereka mudah terdeteksi oleh aparat kepolisian.
"Kami juga sudah memberikan imbauan kepada unsur kewilayahan untuk kembali mengaktifkan siskamling dan perlu menambah infrastruktur tambahan berupa CCTV," ucapnya.
Ia mengatakan, semua rencana untuk antisipasi aksi brutal geng motor tersebut dalam waktu dekat ini akan dimatangkan agar masyarakat tidak kembali resah.
"Ini semua akan kami olah dan dibahas, tapi akan disesuaikan dengan anggaran pemerintah kota, Insya Allah pada tahun ini kita akan mulai bergerak," ujar Dikdik. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/geng-motor-di-Cimahi.jpg)