Persiapan Pemilu Serentak 2024, Pendaftar Calon PPS di Pangandaran Mencapai 1200 Orang

Saat ini, pendaftar yang mendaftarkan diri ke KPU Kabupaten Pangandaran sejumlah1200 orang.

Penulis: Padna | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Padna
Suasana saat peserta calon PPS mengikuti seleksi CAT di satu ruangan kelas SMPN 1 Pangandaran 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Mulai Senin (9/1/2023), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran melaksanakan rekrutmen Panitia Pemungut Suara (PPS) dari sejumlah 93 Desa.

Saat ini, pendaftar yang mendaftarkan diri ke KPU Kabupaten Pangandaran sejumlah1200 orang. Kemudian, yang lolos seleksi administrasi yaitu sejumlah 855 orang.

"Sehingga, yang mengikuti proses Computer Assisted Test (CAT) adalah peserta yang sudah lolos seleksi administrasi yaitu sejumlah 855 orang," ujar Muhtadin kepada sejumlah wartawan di lokasi seleksi PPS di SMPN 1 Pangandaran.

Setelah proses seleksi administrasi, KPU Kabupaten Pangandaran akan mengambil 3 kali kebutuhan.

Baca juga: Besok PDIP Rayakan Ultah ke-50, Hasto Sebut Megawati Siapkan Kejutan Terkait Pemilu 2024

"Per Desa itu hanya 3 orang, maka yang diambil untuk mengikuti seleksi wawancara adalah sejumlah 9 orang," katanya.

Selanjutnya, pihaknya akan mengumumkan 2 kali kebutuhan dan akan ditetapkan 3 orang per Desa.

"Nanti, totalnya sejumlah 297 orang PPS terpilih di 93 Desa di Kabupaten Pangandaran," kata Ia.

Menurutnya, tahun pemilu ini, partisipasi pendaftar calon PPS di KPU Kabupaten Pangandaran sangat baik.

"Partisipasinya sangat berlipat-lipat, ada pendaftar dari satu Desa mencapai 22 orang sampai 27 orang," ujarnya

Sehingga, Ia menilai antusiasme partisipasi masyarakat untuk terlibat menjadi penyelenggara pemilu terutama di PPS sendiri sangat luar biasa.

Sementara, untuk pendaftar calon PPS sampai saat ini pihaknya belum menemukan orang yang tercatat di Sipol.

"Baik itu sebagai anggota maupun sebagai pengurus, sampai hari ini belum kita temukan," kata Muhtadin.

Ia berharap, tahapan seleksi calon PPS di tahun pemilu ini pihaknya bisa menemukan dan bmemilih para petugas PPS yang memiliki kapasitas secara pemahaman kepemiluan dan memiliki kapasitas dalam wawasan kebangsaan juga memilik integritas dan netralitas.

"Karena, integritas itu bagi kami syarat yang sangat penting untuk terlibat sebagai penyelenggara pemilu," ucapnya. *

Sumber: Tribun Jabar
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved