Minggu, 19 April 2026

Tak Hanya Satu, Ternyata 4 Rumah Lainnya di Leuwikujang Majalengka Terancam Akibat Pergerakan Tanah

Rumah milik Raski (50), warga Desa Leuwikujang, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, retak-retak bahkan kondisinya sudah miring.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Hermawan Aksan
Tribun Jabar
Kondisi rumah milik Raski, warga Desa Leuwikujang, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka, yang mengalami retak-retak akibat pergerakan tanah, Senin (2/1/2023). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Rumah milik Raski (50), warga Desa Leuwikujang, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, retak-retak bahkan kondisinya sudah miring.

Hal itu terjadi akibat pergerakan tanah yang disebabkan cuaca ekstrem belakangan ini.

Tak hanya itu, Sungai Cijejeng yang melewati desa tersebut dan tak jauh dari rumah Raski menjadi penyebab lain rumahnya kini riskan untuk ditempati.

Diduga, luapan air sungai tersebut membuat kontur tanah di wilayahnya jadi labil.

Baca juga: Rumah Warga Majalengka Ini Retak-retak dan Miring akibat Pergerakan Tanah, Takut, Minta Direlokasi

Namun, kondisi seperti itu juga tak hanya membuat khawatir Raski.

Pasalnya, ada empat rumah warga lain yang terancam bernasib sama dengan apa yang terjadi pada rumah Raski.

"Ada empat rumah lagi yang terancam adanya pergerakan tanah. Jadi yang sekarang kondisi rumahnya rusak berat baru 1 rumah milik Raski," ujar Sekretaris Desa Leuwikujang, Samsu, Senin (2/1/2023).

Menurutnya, Blok Sumurbandung memang masuk zona merah pergerakan tanah.

Baca juga: Gerombolan Anak Remaja di Majalengka Nekat Pesta Miras di Keramaian, Nyaris Kelabui Petugas

Hal itu disebabkan jarak yang terlalu pendek antara permukiman dengan bibir sungai.

Ditambah, kontur tanah di kawasan tersebut labil.

"Di Blok Sumurbandung, memang rawan pergerakan tanah, karena kondisi kontur tanah yang digunakan rumah-rumah warga labil, apalagi dekat dengan sungai," ucapnya.

Kondisi seperti itu membuat pihak desa akan melakukan evaluasi.

Salah satu upayanya, akan merelokasi warga yang rumahnya terdampak bahkan terancam.

"Mungkin nanti kita ada evaluasi, untuk menentukan ke depan apakah ada evakuasi bagi warga-warga lainnya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," jelas dia.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved