Minggu, 31 Mei 2026

Beredar Video Keributan Bupati Pangandaran dengan Warga di Warung Remang-remang, Ini Kata Jeje

Beredar sebuah video CCTV yang memperlihatkan adu mulut hingga terjadi keributan antara Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata dengan satu warga.

Tayang:
Penulis: Padna | Editor: Hermawan Aksan
Tangkap layar CCTV
Keributan antara rombongan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata dengan satu warga bernama Ujang Bendo di dekat sebuah warung remang-remang di Blok Astana Buda, Desa Wonoharjo, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran, Sabtu (31/12/2022) malam. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Beredar sebuah video CCTV yang memperlihatkan adu mulut hingga terjadi keributan antara Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata dengan satu warga.

Keributan itu terjadi menjelang malam Tahun Baru 2023 di sekitar warung remang-remang di Blok Astana Buda, Desa Wonoharjo, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran, Sabtu (31/12/2022) pukul 22:59:33 WIB.

Dari video yang beredar, terlihat Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata memarahi hingga terjadi percekcokan dengan satu warga.

Percekcokan terjadi karena satu warga merobek stiker atau segel larangan warung remang-remang untuk beroperasi yang menempel di dinding warung tersebut.

Baca juga: Kadis Pariwisata Pangandaran Kesal, Banyak Calo Tiket di Libur Nataru: Mereka Nakal

Saat terjadi percekcokan, tak lama satu warga tersebut sempat terjadi adu jotos dengan satu anggota rombongan yang ikut bersama Bupati Pangandaran.

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan, peristiwa tersebut terjadi saat ia melakukan sidak ke warung remang-remang yang sudah disegel tutup.

"Sekitar jam 11 malam, saya sidak ke situ (satu kafe atau warung remang-remang), terus masuk ke kafe yang buka dan bermain musik. Saya katakan kan kalian ditutup, kan belum ada putusan pengadilan apa-apa," ujar Jeje kepada sejumlah wartawan di halaman rumah kediamannya di Pangandaran, Minggu (1/1/2023) siang.

Saat itu, mereka tidak bisa ngomong apa-apa. Kemudian sebagai pembinaan dan pembelajaran diambillah kendang dan organ musik.

"Terus, silakan hari Senin (2/1/2023) nanti kamu ambil di kantor Pemda Pangandaran. Itu hanya untuk mendapat pembinaan pengawasan," katanya.

Namun, begitu ia mau sidak ke kafe atau warung remang-remang sebelahnya, ia melihat pintu segelnya sudah tersobek.

"Saya tanya ke pak keamanan di situ, siapa yang menyobek segel larangan warung remang-remang? Katanya, yang nyobek Ujang Bendo," ucapnya.

Menurut Bupati, satu warga yang bernama Ujang Bendo tersebut bukan pemilik kafe tapi tiba-tiba menyobek segel tersebut.

"Ini jeger (preman) atau apa yang membeking warung remang-remang itu."

"Kemudian setelah saya cari Ujang Bendo, saya bertanya sambil saya marah, Jang, kenapa (segelnya) dibuka?"

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved