Tak Boleh Mendarat di Bali, Penerbangan Jetstar dari Melbourne Terpaksa Putar Arah
Otoritas penerbangan Indonesia melarang satu penerbangan Jetstar melakukan perjalanan dari Melbourne ke Bali.
TRIBUNJABAR.ID, CANBERRA - Otoritas penerbangan Indonesia melarang satu penerbangan Jetstar melakukan perjalanan dari Melbourne ke Bali.
Pesawat yang sedang mengudara terpaksa putar arah dan mendarat kembali di Melbourne.
Penyebabnya adalah kesalahan yang dilakukan pihak maskapai.
Dilansir dari laman News.com.au, penerbangan Jetstar dari Melbourne ke Bali berhasil sampai ke sisi lain Australia dekat Broome sebelum terpaksa memutar balik dan kembali ke Melbourne.
News.com.au telah mengkonfirmasi bahwa pesawat Jetstar tidak disetujui untuk mendarat oleh otoritas Indonesia.
Hal itu merupakan pukulan lain bagi penumpang yang liburan di Australia yang telah menunggu berjam-jam di Bandara Melbourne karena jadwal penerbangan mereka pada pukul 18.15 pada hari Selasa (27/12/2022) tertunda secara signifikan.
Ada kelegaan ketika pesawat akhirnya lepas landas sekitar pukul 11 malam, tetapi sedikit penumpang yang tahu bahwa mereka akan mendarat kembali di bandara yang sama pada Rabu (28/12/2022) pagi.
Baca juga: Lowongan Kerja di Maskapai Penerbangan Susi Air untuk Lulusan SMA/SMK hingga S1, Langsung Interview
Seorang penumpang, yang menggambarkan cobaan itu sebagai mimpi buruk liburan mengatakan, mereka sebenarnya hampir tiba di Denpasar.
Lalu, mereka diberitahu oleh pilot bahwa mereka tidak memiliki izin untuk mendarat dan harus kembali ke Melbourne.
“Dia menyarankan mereka telah berkoordinasi dengan Darwin dan Perth tetapi memilih Melbourne karena memiliki cukup bahan bakar dan akan lebih baik untuk staf, dan karena itu penerbangan baru,” kata penumpang setia yang tidak mau disebutkan namanya itu.
Ketika pesawat mendarat kembali di Melbourne, sekitar delapan jam setelah keberangkatan, katanya, penumpang diberi tahu bahwa Boeing 787 Dreamliner tidak diizinkan mendarat di Bandara Bali, sekitar pukul 02.00 pagi waktu setempat.
Baca juga: Menhub Apresiasi Dukungan Pemerintah Arab Terkait Penerbangan Umrah dari Bandara Kertajati
Juru bicara Jetstar mengonfirmasi kepada NCA NewsWire bahwa hal itu terjadi karena adanya miskomunikasi dengan pihak berwenang Indonesia.
“Kami mengalihkan layanan Melbourne ke Bali ke pesawat Boeing 787 untuk mengangkut lebih banyak pelanggan selama liburan,” kata juru bicara Jetstar.
“Sayangnya, karena miskomunikasi, pengalihan ke penerbangan tidak disetujui oleh regulator lokal di Indonesia. Seperti yang kami ketahui, penerbangan telah kembali ke Melbourne dan kami telah memesan ulang penumpang untuk penerbangan hari ini," tambah dia.
Maskapai meminta maaf kepada pelanggan yang terkena dampak, dengan mengatakan akan membayar kamar hotel dan voucher makan. (*)
Baca berita lainnya di GoogleNews.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dilarang Mendarat di Bali, Pesawat Jetstar Putar Balik ke Melbourne, Penumpang Kecewa"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/bandung-berkabut-asap_20151026_130739.jpg)