Bupati Cianjur Sebut Bantuan dari Emirates Red Crescent Saat Pascabencana Gempa Masih Ditangani BNPB

“Yang penting saya bekerja untuk rakyat. Saya tidak akan menempuh langkah-langkah, saya biasa biasa aja, Allah maha tahu"

Tribun Jabar/Fauzi Noviandi
Bupati Cianjur, Herman Suherman saat mengunjungi Kantor PWI di Jalan Siliwangi, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Rabu (28/12/2022) 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Bupati Cianjur Herman Suherman menyebutkan bantuan dari Emirates Red Crescent yang dilaporkan KPK masih dalam masa tanggap darurat dan ditangani BNPB. 

Herman Suherman menjelaskan, bantuan dari unit Emirates tersebut tiba di  Kabupaten Cianjur pada hari ketiga masa tanggap darurat bencana, dan pada saat itu masih ditangani BNPB. 

"Kemewanangan kita setelah 20 hari transisi baru dialihkan kepada pemerintah Kabupaten Cianjur," katanya pada wartawan, Rabu (28/12/2022). 

Baca juga: Warga Terdampak Gempa Minta KPK Segera Panggil Bupati Cianjur Soal Laporan Penyalahgunaan Bantuan

Bantuan dari Emirates Red Crescent tersebut, terdapat tanda terimanya ada dan distribusinya pun disertakan. 

“Semuanya nanti akan kami publikasikan, seperti tenda dan rendang. Intinya saya ingin bantuan-bantuan ini bermanfaat untuk rakyat. Saya sampaikan lagi awas hati hati, lihat di media sosial saya kalau ada yang menyelewengkan bukan hanya uang tapi barang pun sama,” kata Herman Suherman.

Baca juga: Kata Bupati Cianjur setelah Dilaporkan ke KPK Diduga Selewengkan Dana Bantuan Gempa Cianjur

Selain itu, Herman Suherman mengungkapkan, terkait adanya laporan ke KPK, pihaknya tidak akan menempuh langkah apapun. Namun yang terpenting dirinya tetap bekerja untuk rakyat.

“Yang penting saya bekerja untuk rakyat. Saya tidak akan menempuh langkah-langkah, saya biasa biasa aja, Allah maha tahu, mereka juga menilai. Yang penting saya dan para kepala OPD bekerja untuk rakyat,” katanya. 

Baca juga: Bupati Cianjur Dilaporkan ke KPK, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum Minta Tak Gaduh

Herman menegaskan, dalam catatan semua bantuan itu sudah jelas penerimanya berapa, dan keluarnya untuk siapa.

“Adanya laporan itu saya kira tidak ada pengaruh, aman-aman saja,” katanya.  (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved