Bupati Cianjur Dilaporkan ke KPK, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum Minta Tak Gaduh

Uu mengatakan, pemprov dan Pemkab Cianjur tengah fokus dalam penanganan bencanan gempa bumi.

Penulis: Fauzi Noviandi | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Wakil Gubernur Jabar, Uu Ruzhanul Ulum meminta semua pihak agar tidak gaduh terkait Bupati Cianjur Herman Suherman yang dilaporkan ke KPK terkait dugaan penyelewengan dana bantuan korban gempa Cianjur.  

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meminta semua pihak agar tidak gaduh terkait Bupati Cianjur Herman Suherman yang dilaporkan ke KPK terkait dugaan penyelewengan dana bantuan korban gempa Cianjur

Uu mengatakan, pemprov dan Pemkab Cianjur tengah fokus dalam penanganan bencanan gempa bumi.

Tetapi dalam fokus penanganan bencana pun pihaknya tengah berusahan hal-hal negatif. 

"Hal negatif tersebut diantaranya ada data tidak valid, yang harus mendapatkan bantuan namun tidak, dan lainya. Namun manusia pasti ada kelemahan, tetapi kita meminimalisirnya," katanya, Selasa (27/12/2022). 

Apabila terdapat kesalahan, lanjut dia, pihaknya akan segera diperbaiki agar memperbaikinya supaya tidak reaksi yang berlebihan di masyarakat. 

"Adapun berita yang tengah ramai, harapan kami ini tidak menjadi kegaduhan. Tetapi ini semua dijadikan peringatan bagi masyarakat semuanya seuai dengan peraturan yang ada," katanya. 

Bupati Cianjur Herman Suherman saat diwawancarai di Pendopo Cianjur,  Senin (26/12/2022).
Bupati Cianjur Herman Suherman saat diwawancarai di Pendopo Cianjur, Senin (26/12/2022). (Tribun Jabar/ Fauzi Noviandi)

Selain itu, Uu mengaku belum melalukan komunikasi dengan Bupati Cianjur Herman Suherman. Namun sudah dilakukan Gubernur  Ridwan Kamil. 

Sebelumnya, Dugaan penyelewengan dana bantuan gempa Cianjurdilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pelaporan dilakukan oleh Acsenahumanis Respon Foundation pada Jumat (16/12/2022).

Dalam laporannya, perwakilan dari Acsenahumanis Respon Foundation menyebut bantuan yang diberikan oleh Emirates Red Crescent berupa 2 ribu lembar selimut, 25 ton beras, 1.000 paket kebersihan, 500 lampu bertenaga solar, serta batre carge untuk tenda.

Baca juga: Kata Bupati Cianjur setelah Dilaporkan ke KPK Diduga Selewengkan Dana Bantuan Gempa Cianjur

Bupati Cianjur Herman Suherman mengungkapkan akan menyampaikan apa adanya, apabila di panggil KPK untuk dimintai keterangan terkait laporan yang damikan Acsenahumanis Respon Foundation. 

"Akan saya sampaikan apa danya, kondisi Cianjur sekarang seperti ini," singkat Herman pada wartawan  di Pendopo Cianjur

Terkait laporan tersebut, lanjut dia, KPK akan menilainya mana yang benar dan salah. Dan masyarakat pun bisa  menilainya terkait pelaporan tersebut. 

"Silahkan saja, nanti KPK pasti akan menilainya mana yang salah dan benar," ucapnya. 

Selain itu, Herman mengungkapkan, pihaknya tidak akan melaporkan balik kepada kelompok yang telah melaporkan dirinya. 

"Saya sedang fokus terhadap warga yang masih tinggal di tenda-tenda pengungsia dan itu masih banyak. Dan itulah sekarang tugas kita," katanya. (Laporan Kontributor Kabupaten Cianjur, Fauzi Noviandi. )

Sumber: Tribun Jabar
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved