6 Kg Ganja Diamankan dari Bandar Narkoba, Disembunyikan di Hutan di Bandung, Hukuman Mati Menanti

Tersangka TH menyimpan sebanyak beberapa kilogram ganja dengan cara ditimbun di tanah di hutan yang berada di Arjasari, Kabupaten Bandung.

Tribun Jabar/ Lutfi AM
Seorang bandar narkoba beserta barang bukti beberapa kilogram ganja, berhasil diamankan jajaran Polresta Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Seorang bandar narkoba beserta barang bukti beberapa kilogram ganja, berhasil diamankan jajaran Polresta Bandung.

Tersangka TH menyimpan sebanyak beberapa kilogram ganja dengan cara ditimbun di tanah di hutan yang berada di Arjasari, Kabupaten Bandung.

Walau demikian, modus tersangka akhirnya terbongkar setelah dilakukan penyelidikan oleh Satnarkoba Polresta Bandung, selama tiga bulan.

Saat digiring di Mapolresta Bandung, TH hanya bisa tertunduk, dengan menggunakan baju tahanan berwarna orange dan tangan diborgol.

Baca juga: Sabu-sabu Bisa Dikonsumsi 24.416 Pengguna Dimusnahkan di Polda Jabar, Termasuk Ganja dan Ekstasi

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo, menjelaskan, saat dilakukan penggeledahan, dari yang bersangkutan berhasil diamankan barang bukti ganja sebanyak 615 gram.

"Dari situ dilakukan penyelidikan yang lebih dalam oleh jajaran kepolisian, dan akhirnya ditemukan di dalam hutan ganja sebanyak 6 kilogram yang ditimbun di tanah. Kemudian kami gali dan amankan barang bukti tersebut," ujar Kusworo, di Mapolresta Bandung, Selasa (20/12/2022).

Menurut Kusworo, yang bersangkutan mengaku awalnya memiliki 10 kilogram ganja.

"Yang 4 kilogram nya berhasil di edarkan, sejak beberapa waktu yang lalu," ujar dia.

"Nah, yang 6 kilogram ini rencananya akan di edarkan saat Natal dan Tahun Baru. Sehingga sebelum itu terlaksana, kami berhasil mengamankan tersangka dan barang buktinya," kata Kusworo.

Selain itu, kata Kusworo, ternyata tersangka TH ini, merupakan residivis dengan kasus yang sama.

Tersangka, berhasil diringkus di rumahnya yang berada di Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Selasa (13/12/2022), sekitar pukul 06.00 pagi.

Baca juga: Beli Ganja Delapan Gram Via Medsos, Mahasiswa Asal Kuningan Ditangkap Polisi di Kota Cirebon

Kusworo mengungkapkan, kasus tersebut masih dalam penyelidikan, pendalaman, dan pengembangb lebih lanjut.

"Nanti di kembangkan untuk mengetahui asal barang dan kerjasama dengan siapa, tentunya kami akan amankan juga tersangkanya," katanya.

Sehingga kemungkinan, jika ada lagi yang terlibat maka akan ada tersangka lainnya.

"Selain itu kami akan terus dalami, untuk mengungkap apakah ada kemungkinan barang bukti lainnya," ujarnya.

Akibat perbuatannya, kata Kusworo, tersangka terjerat Pasal 114 ayat 2 dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana
penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda Rp 10 miliar.

"Lalu pasal 111 ayat 2, ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda Rp 8 miliar," ucapnya.

 

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved