Senin, 20 April 2026

Kawanan Monyet Liar Masuk Permukiman Warga di Cileunyi, Jadi Tontonan Tapi Masyarakat Juga Khawatir

Kawanan monyet liar masuk ke permukiman di RT 04, RW 22, Desa Cimekar, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, hingga menjadi tontonan warga

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Darajat Arianto
Istimewa
Kawanan monyet liar masuk ke permukiman di RT 04, RW 22, Desa Cimekar, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, hingga menjadi tontonan warga, namun juga mereka merasa kekhawatiran, Selasa (13/12/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kawanan monyet liar masuk ke permukiman di RT 04, RW 22, Desa Cimekar, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, hingga menjadi tontonan warga, namun juga mereka merasa kekhawatiran, Selasa (13/12/2022).

Bahkan video kawanan monyet liar yang masuk ke permukiman tersebut, sudah tersebar di media sosial.

Ketua RT setempat, Aef Saefudin, membenarkan adanya, segerombolan monyet yang masuk permukiman.

"Kemarin, awalnya monyet, datang jam 10.00 WIB, lalu pergi dulu, jam 15.00- 17.00 WIB, datang lagi," ujar Aef, saat dihubungi, Selasa (13/12/2022).

Aef menjelaskan, kawanan monyet liar yang berjumlah 4-5 ekor tersebut, awalnya pergi dulu ke atas, ke gunung.

"Lalu turun lagi, masuk depan rumah warga, terus ngambil pepaya di pohon yang ada di depan rumah warga," kata Aef.

Baca juga: 4 Monyet Liar yang Berkeliaran di Antapani sampai Arcamanik Belum Dievakuasi, Lokasi Pindah-pindah

Sebab memang permukiman tersebut, lokasinya tak jauh dari Gunung Manglayang.

"Monyet tersebut, memang jadi tontotnan warga saat itu, tapi ada kekhawatiran juga. Namanya juga binatang liar, untuk sesaat mungkin jadi hiburan, ke depan bisa jadi ancaman," ujar dia.

Menurut Aef, setelah mengambil pepaya, monyet tersebut asik di atas genting rumah warga, dan saat itu menjadi tontonan warga.

Aef mengatakan, tidak tahu apakah nanti monyet-monyet tersebut akan turun lagi, atau tidak.

Menurutnya, monyet yang datang ke permukiman, terlihat agresif mungkin karena lapar.

Aef mengaku, khawatir, terjadi hal yang tak diinginkan, misal monyet liar tersebut, menyerang orang, masuk rumah ngacak-ngacak rumah dan lain-lain.

"Kami mana berani menangkap, mereka beringas, kan susah ditangkapnya juga," ucapnya. (*)

Silakan baca berita Tribunjabar.id terbaru lainnya di GoogleNews

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved