Awalnya Dengar Suara Gemuruh, Pemilik Rumah Kaget Rumah Ambruk Bersama Dua Rumah Lain di Majalengka
Tiga rumah yang berderet di Desa Bagjasari, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat ambruk pada bagian dapur saat hujan deras Jumat (9/12
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Darajat Arianto
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Tiga rumah yang berderet di Desa Bagjasari, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat ambruk pada bagian dapur saat hujan deras mengguyur sejak Jumat (9/12/2022) sore.
Kondisi salah satu rumah yang sudah retak-retak tidak kuat menahan guyuran hujan yang terjadi dalam waktu lama.
Kepala Desa Bagjasari, Ucup Supratman mengatakan, tiga rumah yang ambruk tersebut berada berjejer di Blok Timur RT 17/07, desa tersebut.
Menurutnya, penyebab tiga rumah bagian dapur ambruk karena kondisinya sudah labil terus diguyur hujan.
"Awalnya itu hujan intensitas sedang terjadi pada Jumat sekitar pukul 15.00 WIB," katanya.
"Namun sekitar pukul 19.30 WIB terjadi longsor yang mengakibatkan 3 rumah milik warga ambruk di bagian belakang atau dapur," ujarnya.
Baca juga: Ini Curhatan Pimpinan Ponpes Darul Fallah kepada Presiden Jokowi, Masjid Ambruk Kena Gempa Cianjur
"Nah memang sebelumnya sudah terjadi retak-retak di salah satu rumah," ujar Ucup saat diwawancarai, Sabtu (10/12/2022).
Menurut dia, bahwa sejatinya pemilik rumah dibantu warga sekitar hendak merenovasi rumah yang sudah retak-retak itu.
Tiga rumah bagian dapur masing-masing milik Sumiati (71), H Juju Julaeha (62) dan Eman (53) itu ambruk menimpa kolam di bawahnya.
"Panjang tebingnya sekitar 25 meter dan tingginya 7 meter. Material rumah menimpa kolam dan drainase air bersih yang berada di di bawahnya," ucapnya.
Ucup menyebutkan, Desa Bagjasari sendiri masuk ke dalam daerah rawan bencana longsor.
Baca juga: Rumah Ambruk karena Gempa Cianjur akan Dibangun Lagi oleh Pemerintah, Anggaran Sementara 26,5 M
Diketahui, dua bulan lalu longsor juga terjadi di wilayahnya hingga mengakibatkan jalan desa retak-retak.
"Ya memang di Desa Bagjasari masuk zona merah ancaman bencana longsor, karena kontruksi bangunan menggunduk-gunduk, jadi ada yang di bawah, atas begitu."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Rumah-ambruk-di-Desa-Bagjasari.jpg)