Piala Dunia 2022

Sinar Terang Jude Bellingham di Piala Dunia 2022, Bintang Muda yang Menuai Pujian dari Pendahulunya

Jude Bellingham memang tidak mencetak gol dalam kemenangan Inggris 3-0 atas Senegal di babak 16 besar (5/12) dini hari.

Anne-Christine POUJOULAT / AFP
Gelandang Inggris Jordan Henderson (kiri) merayakan dengan gelandang Inggris Jude Bellingham setelah dia mencetak gol pertama timnya selama pertandingan sepak bola babak 16 besar Piala Dunia Qatar 2022 antara Inggris dan Senegal di Stadion Al-Bayt di Al Khor, utara Doha pada bulan Desember 4, 2022. (Photo by Anne-Christine POUJOULAT / AFP) 

TRIBUNJABAR.ID - Jude Bellingham memang tidak mencetak gol dalam kemenangan Inggris 3-0 atas Senegal di babak 16 besar Piala Dunia 2022  (5/12) dini hari.

Namun, semua sepakat gelandang berusia 19 tahun ini adalah bintang lapangan dalam duel di Stadion Al Bayat, Al Hor, Qatar tersebut.

“Astaga, Jude Bellingham luar biasa bagus. Dia pemimpin alamiah di timnas Inggris ini. Orang tu anya pasti sangat bangga. Semua pasti mencintai dia,” tulis mantan pemain Inggris, Gary Lineker berkicau di akun twitternya yang punya 8,6 juta pengikut.

Gol-gol tim berjuluk "Tiga Singa" itu datang dari Jordan Henderson, Harry Kane, dan Bukayo Saka, tetapi bintang pertunjukan sesungguhnya adalah pemain asal Stourbridge ini.

Baca juga: Piala Dunia 2022: Kylian Mbappe Menikmati Setiap Menit Pertandingan

Bellingham, sekali pun baru berusia 19 tahun, sejatinya sudah tak pantas disebut sebagai calon bintang lagi. Pasalnya, di usia semuda itu dirinya sudah bermain 112 kali untuk Borussia Dortmund.

Penampilannya untuk Inggris, kemarin, mengundang banyak decak kagum. Tidak banyak remaja yang mampu tampil di level gelandang Inggris saat ini.

"Dia akan menjadi pemain bintang di tim ini. Dengan gaya bermainnya kemarin, dia seperti sudah bermain 100 kali untuk Inggris,” kata Roy Keane, mantan gelandang Manchester United, yang biasanya pelit pujian, dikutip dari The Mirror.

Selama 35 menit pertama, Inggris berjuang keras. Senegal telah membuat tiga peluang bagus dan mungkin seharusnya unggul. Kiper Jordan Pickford dipaksa melakukan penyelamatan yang bagus.

Inggris membutuhkan seseorang untuk bisa membang kitkan mereka. Dan itulah yang dilakukan Bellingham. Setelah beberapa serangan yang rapi dan cepat di sisi kiri, Bellingham menerobos untuk memberi umpan kepada Jordan Henderson, yang dengan sepak an akuratnya membawa Inggris memimpin.

Bellingham pun tercatat menjadi remaja pertama yang memberikan assist dalam pertandingan babak sistem gugur Piala Dunia untuk Inggris sejak 1966.

Sementara, Henderson pada usia 32 tahun menjadi pencetak gol Piala Dunia tertua kedua Inggris, setelah Tom Finney melawan Uni Soviet pada tahun 1958.

Jelang babak pertama berakhir, Bellingham mencubit bola, melaju ke depan dan memilih Phil Foden dalam serangan balik. Foden meneruskan ke Harry Kane, yang melepaskan tendangan geledek untuk menjadikannya 2-0.

Awal yang kaku telah mencair. Dan Bellingham menorehkan beberapa statistik superlatif di babak pertama ini. Dia telah memenangkan delapan duel dan tiga tekel, memenangkan kembali penguasaan bola di sepertiga akhir dua kali, dan seri dua pelanggaran – semua tertinggi untuk 22 pemain di lapangan.

Selain itu, ia juga memiliki 96 persen penyelesaian operan, termasuk enam di sepertiga akhir tanpa kehilangan satu pun.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved