Terapkan Nilai Islam, Unisba Buka Posko Bantuan Donasi dan Logistik Bagi Korban Gempa Cianjur

Dalam rangka menerapkan nilai-nilai Islam untuk saling tolong-menolong sesama manusia, Unisba membuka posko penyaluran bantuan donasi dan logistik

Penulis: Cipta Permana | Editor: Darajat Arianto
Dok. Unisba
Kegiatan pendistribusian bantuan yang dilakukan tim Satgas Tanggap Bencana Unisba bagi para korban musibah gempa bumi di Kabupaten Cianjur. 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Satuan Tugas (Satgas) Tanggap Bencana Universitas Islam Bandung (Unisba) terus mengirimkan bantuan dan para relawannya, untuk mempercepat proses evakuasi dan pemulihan kondisi para korban Musibah gempa bumi di Kabupaten Cianjur.

Proses evakuasi dan pemberian bantuan bagi korban musibah gempa bumi pun telah memasuki hari ke-13, sejak bencana yang menewaskan ratusan warga dan meluluhkan lantakan puluhan ribu bangunan yang terjadi pada 21 November 2022 tersebut.

Ketua Satgas Tanggap Bencana Unisba, Ratna Januarita menjelaskan, sebagaimana surat keputusan Rektor nomor 250/D.10/SK/REK/XI/2022, pembentukan Satgas Tanggap Bencana Gempa Cianjur Unisba ini, bertugas untuk memberikan dukungan bantuan relawan, serta juga memfasilitasi pendistribusian bantuan dari berbagai pihak bagi para korban bencana.

"Satgas ini bertugas menggalang, mengelola dan mengkoordinasi bantuan dari berbagai unsur masyarakat, agar dapat didistribusikan ke wilayah terdampak secara terstruktur dan sistematis, agar tepat sasaran kepada para korban," ujarnya saat dikonfirmasi di Kampus Unisba, Sabtu (3/12/2022).

Baca juga: Korban Gempa Cianjur yang Butuh Bantuan Bisa Ajukan Lewat Aplikasi, Yang Mau Membantu Juga Bisa

Menurutnya, pembentukan Satgas ini yang merupakan kolaborasi dari seluruh unsur sivitas akademika Unisba yang meliputi, para dosen, tenaga pendidik, alumni dan mahasiswa, dalam rangka mewujudkan semangat 3M (mujahid, mujtahid dan mujaddid) Unisba.

Serta mengimplementasikan nilai-nilai Islam untuk saling tolong-menolong sesama manusia.

Bahkan, lanjutnya tim reaksi cepat Fakultas Kedokteran sudah diberangkatkan di hari yang sama setelah gempa terjadi, sedangkan tim lainnya diberangkatkan kemudian hari secara berkala.

ANAK-anak pengungsian terpusat Desa Mangunkerta, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM), Jumat (2/12/2022).
ANAK-anak pengungsian terpusat Desa Mangunkerta, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM), Jumat (2/12/2022). (muhamad syarif abdussalam/tribunjabar)

"Tim ini selain telah dan akan terus mendistribusikan bantuan dana dan logistik, namun juga memberikan bantuan layanan kesehatan dari Fakultas Kedokteran, layanan trauma healing dari Fakultas Psikologi, yang difokuskan di Desa Cugenang, Talaga, dan Gasol di Kecamatan Cugenang,” ujar Ratna yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor IV Unisba.

Baca juga: Aa Gym Tenangkan Korban Gempa Cianjur, Ingatkan Tak Tamak dan Berebut Bantuan

Selain itu, para mahasiswa dan alumni yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Resimen Mahasiswa (Menwa) dan Mahasiswa Pencinta Alam (Mapenta) pun turut melakukan bantuan distribusi logistik ke titik bencana yang sulit terjangkau bantuan.

“Kami (Unisba) pun tetap memperhatikan prioritas dan kebutuhan sesuai dengan dinamika yang terjadi di lapangan, dan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat," ucapnya.

Ratna menambahkan, untuk memudahkan penanggulangan dan koordinasi, Unisba membuka posko di dua tempat, yakni di Gedung LPPM Unisba, Jalan Hariangbanga No. 6 Kota Bandung, dan di Dapur Abah SP, Kelurahan Nagrak, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur.

Selain itu, Posko Unisba juga membuka kesempatan bagi sivitas akademika Unisba maupun pihak eksternal, yang akan turut berkontribusi dalam menunjukkan kepedulian dan keprihatinan bagi para korban gempa Cianjur, baik berupa donasi uang maupun bantuan logistik.

Baca juga: Gempa Cianjur, yang Butuh Bantuan dan yang Ingin Membantu Bisa Akses Pisodapur

"Donasi berupa uang bisa disampaikan melalui nomor rekening BSI 1034511884 atas nama Baitul Maal Yayasan Unisba dengan menambahkan kode angka 23 pada dua digit terakhir transferan donasi (misalnya: Rp. 100.023,-)," katanya. (*)

 

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved