Penderita HIV/AIDS di Sumedang Meningkat Setiap Tahun, Banyak Orang Enggan Memeriksakan Diri
Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang mencatat tren orang terjangkit HIV/AIDS meningkat setiap tahunnya.
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Januar Pribadi Hamel
Laporan Kontributor TribunJabar.id Kiki Andriana dari Sumedang
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang mencatat tren orang terjangkit HIV/AIDS meningkat setiap tahunnya.
Dari catatan tahun 2020, 2021, dan 2022, setiap tahun pasti ada peningkatan jumlah Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) hingga belasan orang.
"Untuk tahun ini saja hingga Oktober, ada 133 orang yang HIV dengan 10 di antaranya sudah mencapai AIDS, dan tren terus meningkat," kata Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, dr Aep Dadang Hamdani, kepada TribunJabar.id, Jumat (2/12/2022).
Baca juga: Obat HIV/Aids Gratis di Sumedang Bisa Didapatkan di 5 Puskesmas ini
Aep mengatakan bahwa banyak faktor yang menyebabkan seseorang terjangkit HIV/AIDS dan penyakit itu malah lebih menyebar.
Di antaranya stigma terhadap penderita HIV/AIDS bahwa penyakit tersebut selain buruk juga memalukan.
"Karenanya, banyak orang enggak memeriksakan diri, enggan mengonsumsi obat, karena malu. Padahal itu lebih bahaya karena bisa menyebar lebih luas lagi," katanya.
Berbeda, kata Aep, jika ODHA diterima dengan baik. Maka akan dengan sendirinya mereka memeriksakan diri dan meminum obat.
Di antara penyebab lainnya seseorang terjangkit HIV/AIDS adalah karena perilaku LSL atau lelaki seks lelaki.
"Ada LSL, ada pengguna jarum suntik, juga ada penderitanya yang saat ini sebagai ibu hamil," kata dia. (*)
Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.