Update Kasus Viral Pelajar Tendang Nenek, Keluarga Korban Tolak Damai, Ini Nasib Buruk 2 Pelajar

Dua pelajar pelaku penendangan nenek di Tapanuli Selatan ditetapkan sebagai tersangka.

HO Tribun Medan
Enam pelajar yang melepaskan tendangan kungfu pada nenek-nenek di Tapsel akhirnya ditangkap. (HO Tribun Medan) 

TRIBUNJABAR.ID, TAPANULI SELATAN - Kasus pelajar sekolah menengah kejuruan melakukan penganiyaan dengan menendang seorang nenek di Tapanuli Selatan terus bergulir.

Video aksi tercela para pelajar menendang nenek tersebut viral di media sosial.

Kini, dua pelajar pelaku penendangan ditetapkan sebagai tersangka.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Tapsel AKBP Imam Zamroni.

Kedua pelajar yang ditetapkan jadi tersangka, menurut AKBP Imam Zamroni, berinisial IH dan VH.

Pihaknya telah mempertemukan keluarga korban dan keluarga pelaku.

Namun tidak ada kesepakatan di antara mereka, sehingga ditetapkan tersangka pelaku penganiayaan.

Penetapan tersangka ini dilakukan setelah menjalani proses pemeriksaan dan rekomendasi dari Balai Permasyarakatan (Bapas).

Baca juga: Harus Menanggung Malu Karena Anaknya, Orang Tua Pelajar Tendang Nenek Minta Maaf Sambil Berkaca-kaca

Kedua pelajar IH dan VH ditetapkan tersangka pada Selasa kemarin.

Dan setelah dilakukan penelitian oleh Balai pemasyarakatan kedua terlapor dinaikkan statusnya menjadi tersangka.

Penyelidikan dari video, IH dan VH adalah pelaku yang menganiaya nenek dengan cara menendang korban hingga jatuh tersungkur.

Setelah penetapan tersangka, polisi akan melengkapi berkas perkara untuk dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Padang Sidempuan.

Terkait jadwal sidang, hal tersebut merupakan kewenangan Kejari Padang Sidempuan.

Sebelumnya Mahfud MD menjelaskan perihal penerapan pidana terhadap para pelaku.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved