Gempa Bumi di Cianjur

Operasi Hari Keempat, Tim SAR Akan Cari 40 Korban Gempa Cianjur yang Belum Ditemukan di 2 Lokasi

Target pencarian hari ini yaitu menemukan korban di kedua worksite tersebut dan memastikan bahwa di 12 kecamatan terdampak ada lagi yang p

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Ravianto
Tribunjabar.id/Gani Kurniawan
Tim gabungan mengevakuasi jenazah yang tertimbun material longsor di Jalan Raya Puncak Cipanas Cianjur, Desa/Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu (23/11/2022). Berdasarkan keterangan dari Basarnas, hingga Kamis, 23 November 2022 pukul 9.45 WIB tim gabungan sudah berhasil mengevakuasi 12 jenazah di lokasi longsoran tebing ini. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tim SAR Gabungan berencana mencari dan mengevakuasi 40 warga yang dilaporkan masih hilang pasca-gempa bumi 5.6 Skala Magnitudo di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. 

Pencarian hari keempat ini,Kamis (24/11) dimulai briefing kekuatan personil, SOP, dan petunjuk kerja di Posko SAR Gabungan yang terletak di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang.

Kepala Kantor SAR Bandung selaku SAR Mission Coordinator, Jumaril, menyebut berdasarkan hasil evaluasi dan briefing rencana operasi SAR hari ini akan dibagi menjadi 2 worksite dan 2 shift yaitu Worksite A dan Worksite B serta assesmen SAR di 12 kecamatan terdampak.

Worksite yakni di Warung Sate Shinta, dengan Shift 1 sebanyak 153 Personil plus 5 Search Dog, sedangkan Shift 2 sebanyak 157 Personil plus 4 Personil Technical Search (Life Detector).

Worksite B dilakukan di Desa Cijedil RT 3 RW 1 di Kecamatan Cugenang, dengan Shift 1 sebanyak 147 personil plus 4 Personil Technical Search (Life Detector), kemudian Shift 2 sebanyak 149 personil plus 4 Search Dog.

"Assessment search and rescue di 12 kecamatan oleh 264 personil untuk memastikan tidak ada korban yang perlu evakuasi," kata Jumaril melalui siaran digitalnya.

Rumah milik Chandra di Kampung Warung Bawang, RT 04/RW 04, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang ambruk tinggal puing-puingnya saja.
Rumah milik Chandra di Kampung Warung Bawang, RT 04/RW 04, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang ambruk tinggal puing-puingnya saja. (Dok Pribadi Chandra)

Target pencarian hari ini yaitu menemukan korban di kedua worksite tersebut dan memastikan bahwa di 12 kecamatan terdampak sudah tidak ada lagi yang perlu dievakuasi. 

Setiap unit diharapkan dapat melaksanakan aksi pencarian dan pertolongan pada worksite yang telah ditentukan.

Setiap unit juga melakukan pengecekan wilayah terdampak gempa apabila menerima informasi ada yang memerlukan bantuan pencarian dan pertolongan selanjutnya.

Baca juga: Bikin Semrawut dan Macet, Relawan dan Donatur Diimbau Tak Bergerak Sendiri ke Lokasi Bencana

"Jika korban ditemukan akan di evakuasi ke RSUD Cianjur menggunakan ambulance dari pihak desa," katanya.

Ia mengatakan status korban update terbaru dari data posko utama dinyatakan bahwa warga terdampak yang mengalami luka sebanyak 2.043 orang, mengungs sebanyak 61.908 orang, meninggal dunia sebanyak 271 orang yang telah teridentifikasi, dan yang dalam pencarian 40 orang.

"Total yang dievakuasi, yang meninggal dunia 37 orang dan yang selamat 2 orang," katanya.

Kekuatan personel per 24 November pukul 07.00 WIB sebanyak 1.217 personel. Alat utama yang digunakan antara lain  7 Unit Truk Personil, 3 Unit Rescue Truck, 4 Unit Rescue Compartment, 6 Unit Rescue Car Double Cabin, 2 Unit Excavator PUPR, 4 Unit Motor Trail, 1 Unit Drone, 5 Unit Palsar Ekstrikasi, 4 Set Palsar CSSR (Collapse Structure Search and Rescue) pertolongan di medan reruntuhan, 2 Set Alkom, 3 Set alat Evakuasi, 2 Unit Tenda Posko, 1 Unit Tenda Peralatan, 1 Unit Tenda Medis dan 1 Unit Pal Medis.(Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam)

Berita Tribunjabar.id lainnya di Google News

 

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved