Nenek Korban Tendangan Kungfu Pelajar di Tapanuli Sudah Diantar ke Dinas Sosial, Akan Dimonitor
Kapolres Imam juga menjelaskan aksi ini bukan kali pertama yang dilakukan para pelaku.
“Nanti Pak, kami mohonkan agar Ibu kita ini, mendapatkan penanganan yang maksimal."
"Kami mohon juga untuk terus koordinasi dengan kita terkait penanganan Ibu kita ini,” tutur Kapolres ke pihak Dinas Sosial Tapsel.
Lebih lanjut, Kapolres juga mengerahkan jajarannya untuk terus memonitor terkait informasi keluarga nenek tersebut.
Kejadian Berulang, Motif Iseng
Kapolres Imam juga menjelaskan aksi ini bukan kali pertama yang dilakukan para pelaku.
Sebelum kejadian ini, sekitar bulan September 2022, para pelajar ini juga pernah melakukan penganiayaan terhadap korban.
"Jadi sebelumnya bulan September, ada video yang sempat viral juga tapi viralnya bersamaan kemarin."
"Mereka memukul ibu itu dengan sebatang kayu. Pelakunya sama dan korbannya juga sama," kata Imam kepada Tribun-Medan.com, Minggu (20/11/2022).
Ia juga membeberkan, motif keenam pelaku yang tega menganiaya nenek itu.
Para pelaku mengaku melakukan hal ini atas dasar iseng.
"Dari hasil pemeriksaan sementara iseng. Sambil bolos sekolah di hari Sabtu itu, mereka iseng berhentilah mau beri rokok sama korban, lalu satu orang pelaku terlalu over sehingga menendang korban," jelas Imam.(Tribun-Medan.com/Alfiansyah)