Kasus Covid-19 di Jabar Kembali Naik Dua Kali Lipat, Kini Capai 600-an Kasus Per Hari
Ini membuat total pasien yang masih menjalani perawatan atau isolasi mandiri di Jabar menjadi 6.850 orang.
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Seli Andina Miranti
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Penambahan kasus Covid-19 di Jawa Barat meningkat hampir dua kali lipat selama seminggu terakhir.
Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar mencatat, pada pekan pertama Oktober 2022, penambahan kasus Covid-19 masih berkisar antara puluhan sampai 300-an kasus per hari.
Pada pekan terakhir Oktober 2022, penambahan meningkat menjadi 450-an kasus per hari, dan kembali meningkat pada pekan pertama November menjadi 600-an sampai 750-an kasus per harinya.
Baca juga: Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Wagub Jabar Minta Rumah Sakit Persiapkan Diri
Catatan terakhir, 5 November, penambahan kasus baru masih di kisaran 600, yakni 612 kasus. Ini membuat total pasien yang masih menjalani perawatan atau isolasi mandiri di Jabar menjadi 6.850 orang. Sebanyak 551 di antaranya dirawat di rumah sakit.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Jabar, Ryan Bayu Santika Ristandi, mengatakan sekalipun terjadi kenaikan kasus Covid-19, pihaknya belum menemukan kasus varian baru, yakni varian XXB di Jawa Barat.
"XBB belum ditemukan di Jabar. Kasus Covid-19 di Jabar meningkat tapi tidak terlalu signifikan, strain yang ditemukan Omicron BA.5, memang mudah menyebar namun tidak bergejala atau bergejala ringan," katanya melalui ponsel, Minggu (6/11).
Meski demikian, Ryan meminta masyarakat, untuk tetap waspada.
Terutama untuk populasi yang rentan, seperti lansia dan warga yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid.
Sub varian baru XXB mutasi dari varian Omicron yang juga varian lebih lanjut dari Covid-19. Meski fatalitasnya tidak lebih parah dari varian Omicron, tingkat penularannya sangat cepat.
Baca juga: Masyarakat Diminta Waspada, Kasus Covid di Jabar Meningkat 2 Kali Lipat, Ditemukan Varian Baru XXB?
Ini pula yang membuat peningkatan kasus kembali terjadi di sejumlah negara di dunia, termasuk di Indonesia.
Kemarin, Satgas Covid-19 Indonesia, mencatat jumlah kasus positif Covid-19 di Tanah Air bertambah sebanyak 3.662 kasus. Dengan penambahan itu, total kasus Covid-19 di Indonesia menjadi 6.521.292 terhitung mulai 2 Maret 2020.
Meski jumlah kasus baru meningkat, jumlah kesembuhan dari Covid-19 juga mengalami peningkatan. Kemarin, sebanyak 2.495 orang dinyatakan sembuh, sehingga total pasien yang sembuh berjumlah 6.325.415.
Namun, Satgas Covid-19 juga mencatat, sebanyak 22 orang dinyatakan meninggal dunia, kemarin, karena Covid. Dengan penambahan itu, total jumlah pasien yang meninggal akibat virus Covid-19 menjadi 158.829 orang.
Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr Mohammad Syahril mengatakan penambahan kasus dalam satu pekan terakhir terkait sub varian baru XBB dan XBB 1.
Ada 30 provinsi di Indonesia yang mengalami peningkatan kasus Covid-19 dalam sepekan terakhir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ilustrasi-covid-19__.jpg)