Peternak di Ciamis Terancam Gulung Tikar, Harga Ayam Jauh di Bawah Biaya Pokok Produksi
Peternak ayam di Ciamis terancam gulung tikar setelah sebulan ini harga ayam ras pedaging jenis layer jantan (pejantan) di tingkat peternak nyungsep.
Penulis: Andri M Dani | Editor: Giri
TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Peternak ayam di Ciamis terancam gulung tikar setelah sebulan ini harga ayam ras pedaging jenis layer jantan (pejantan) di tingkat peternak nyungsep.
Harganya jauh di bawah biaya pokok produksi (BPP) atau break event point (BEP).
Harga ayam pejantan di tingkat peternak tak kunjung bergerak di kisaran angka Rp 15.000-Rp 16.000/kg hidup (livebird) dalam dua minggu terkini.
Sementara biaya pokok produksi pejantan di kisaran Rp 27.000-Rp 28.000/kg.
“Kondisinya tidak kunjung membaik. Belum kelihatan tanda-tanda harga ayam pejantan akan naik,” keluh peternak ayam pejantan di Desa Talaga Sari, Kecamatan Kawali, Ciamis, Komar Hermawan, kepada Tribun Jabar, Jumat (21/10/2022).
Padahal pada pertengahan bulan lalu, harga ayam pejantan di tingkat peternak di Ciamis masih di kisaran Rp 29.000/kg.
Harga itu sedikit di atas BEP/BPP.
Namun seminggu kemudian, harga ayam pejantan di tingkat peternak terjun bebas ke angka Rp 18.000/kg.
Awal bulan Oktober, Sabtu (1/10) turun lagi ke angka Rp 15.000-Rp 16.000/kg.
Baca juga: Harga Telur Ayam Makin Melejit di Peternak Hingga Pasar Eceran, Harga Ayam Pedaging Malah Anjlok
Dalam pekan pertama Oktober tersebut turun lagi ke angka Rp 14.000/kg, tapi kemudian naik lagi ke angka Rp 18.000/kg.
“Tapi turun lagi ke angka Rp 15.000-Rp 16.000/kg. Sudah dua minggu ini harga pejantan di tingkat peternak di kisaran Rp 15.000-Rp 16.000/kg. Tetap berada di bawah BEP,” kata Komar.
Bila kondisi ini tetap bertahan sampai sebulan ke depan, menurut Komar, nasib ribuan peternak ayam pejantan terancam karena terus-menerus menanggung rugi.
“Terancam gulung tikar. Nasib ribuan peternak (ayam pejantan) di Ciamis kini di ujung tanduk. Terancam kolaps,” ujar Komar yang juga owner Kawali Poultry Shop (PS) tersebut.
Sekitar 75 persen dari 3.000 peternak ayam pejantan di Ciamis terancam berhenti produksi.
Baik itu yang bermitra apalagi yang mandiri.
Baca juga: Direktur RSUD Ciamis Juga Termasuk, Puluhan Nama Warga Ciamis Dicatut Partai Politik