Opini
Sunda dan Kepemimpinan Nasional
Komunikasi inferior masyarakat Sunda membuat mereka kian terpuruk dan tidak memiliki daya tawar yang tinggi di kancah nasional.
Tayang:
Editor:
Arief Permadi
Namun, yang menjadi pertanyaan besar, apakah eksistensi mereka sebagai “orang Sunda” sudah berkontribusi pada solusi atas problem-problem yang berkembang di Tatar Sunda? Atau mereka hanya numpang KTP, menclok di Dapil Jabar, dan minta dukungan suara, lalu setelah terpilih lupa?
Tampaknya, determinasi inilah yang harus kokoh ditanamkan pada generasi muda sunda kekinian, agar kepemimpinan nasional suatu saat dapat dipergilirkan untuk orang sunda. ***
KOMENTAR
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/dr-ijang-faisal.jpg)