Senin, 27 April 2026

Mangga Indramayu Mulai Diminati Dunia, Permintaan Terus Meningkat

Langkah ini selain selaras dengan program ekspor mangga yang dicanangkan Presiden Joko Widodo untuk mendunia.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Ravianto
handhika rahman/tribun jabar
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat Panen Raya dan Launching Ekspor Perdana Mangga di Desa Mangunjaya, Kecamatan Anjatan, Indramayu, Kamis (13/10/2022). 

Prestasi tersebut dapat menjadi peluang besar dalam peningkatan ekspor buah di Indonesia.

Menurut Mendag, potensi mangga Indonesia sangat besar dan bisa dijadikan sebagai modal utama dalam meningkatkan kinerja ekspor buah. 

Sentuhan teknologi menjadi upaya utama untuk merealisasikan potensi tersebut.

Ia menjelaskan, kondisi kenaikan produksi buah lokal memberikan peluang untuk peningkatan ekspor dan juga substitusi impor, mengingat permintaan akan buah lokal juga meningkat sejak pandemi Covid-19.  

"Peningkatan kinerja ekspor buah dapat dilakukan melalui penerapan teknologi dan sistem jaminan mutu di seluruh rantai produksi melalui penerapan standardisasi produk hasil pertanian dari hulu ke hilir," ujarnya.

Selain itu, Zulhas menyampaikan, dengan mengkonsumsi buah dalam negeri, masyarakat dapat memperoleh manfaat langsung, antara lain kebutuhan vitamin yang terpenuhi, dan meningkatkan petani buah lokal. 

Hal ini sekaligus untuk menekan impor buah dari negara lain.

"Kualitas komoditas buah-buahan nusantara kini tidak kalah dengan kualitas buah impor," ujarnya.

Menurut Mendag Zulhas, harapan ke depan adalah terjadinya peningkatan produksi buah yang sejalan dengan peningkatan konsumsi buah masyarakat. 

Situasi itu akan mendorong petani lebih semangat berbudidaya dan juga akan dapat meningkatkan pendapatannya dengan memproduksi buah sesuai kebutuhan masyarakat.

Sementara itu Bupati Indramayu Nina Agustina menambahkan, Indramayu menjadi salah satu daerah di Jawa Barat yang memproduksi banyak jenis buah mangga.  

Namun faktanya tidak semua masyarakat mengetahui bahwa buah mangga yang nikmat dan memiliki rasa yang khas itu berasal dari Indramayu. 

Maka, Pemerintah Kabupaten Indramayu lanjutnya akan mempromosikan dan memperkenalkan komoditas mangga agar semakin dikenal di masyarakat Nusantara. Dengan begitu, diharapkan roda perekonomian masyarakat juga ikut terangkat.

Selain itu, lanjut Nina, ke depannya ia juga berharap, ada sinergi petani mangga dan pelaku UMKM di Indramayu untuk  mengolah buah mangga menjadi beragam produk yang bernilai tinggi.  

"Kalau kita bisa meningkatkan dengan cara produksi mangganya akan menjadi nilai jual lebih, karena produksi mangga setiap tahunnya mencapai sekitar 1,3 juta ton," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved