Tragedi Arema vs Persebaya

Kata Akhmad Hadian Lukita Usai Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan & Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara

Akhmad Hadian Lukita memberikan komentarnya setelah jadi tersangka Kanjuruhan.

Editor: taufik ismail
TRIBUN JABAR / NAZMI ABDURRAHMAN
Dirut PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Polri sudah mengumumkan enam tersangka tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Kamis (6/10/2022) malam, Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengumumkan nama-nama tersangka.

Menurut Kapolri, satu dari enam tersangka tersebut ialah Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita.

Kapolri mengatakan polisi sudah melaksanakan gelar perkara guna meningkatkan status untuk dugaan Pasal 359 dan 360 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan kematian atau luka berat dan Pasal 103 ayat 1 juncto Pasal 52 Undang-undang No 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.

Menurut Kapolri, dalam hal ini, PT LIB tidak melakukan verifikasi.

“Saudara AHL, direktur utama PT LIB, di mana tadi sudah saya sampaikan yang bertanggung jawab setiap stadion memiliki sertifikasi layak fungsi. Namun, pada saat menunjuk stadion, persyaratan fungsinya belum tercukupi dan menggunakan hasil verifikasi tahun 2020,” ujar Kapolri.

Terkait pengumuman Kapolri, Dirut PT LIB merespon cepat.

“Kami akan menghormati proses hukum yang berlaku dan akan mengikuti tahap-tahap proses yang akan dilalui berikutnya. Kami juga berharap peristiwa kemarin menjadi pelajaran berharga bagi semuanya,” ucap Akhmad Hadian Lukita di laman resmi PT LIB.

Direktur Operasional LIB, Sudjarno menginformasikan bahwa sebelumnya Akhmad Hadian Lukita juga sudah memenuhi permintaan pemeriksaan dari pihak kepolisian.

Baca juga: Bos Persib Bandung Serukan Hentikan Rivalitas Antarsupporter Menuyusul Tragedi Kanjuruhan

Pemeriksaan itu dilakukan pada Senin (3/10/2022) dan Rabu (5/10/2022) di kantor Mapolres Malang.

“Bapak Akhmad Hadian Lukita juga sudah berada di Malang sejak Minggu pagi (2/10/2022). Beliau juga sudah bertemu dengan panitia pelaksana (panpel) Arema FC, mengunjungi Stadion Kanjuruhan dan juga bersilaturahmi dengan beberapa keluarga korban tragedi Kanjuruhan,” ucap Sudjarno.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menghormati proses hukum yang sedang dilakukan Polri.

“Saya sudah mendengar tentang itu dan PSSI menghormati penetapan tersangka yang baru saja dibacakan Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo,” kata Iriawan di laman resmi PSSI.

Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita, ditetapkan sebagai tersangka dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan yang menewaskan 131 orang.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved