Ridwan Kamil Baru Saja Temui Prabowo, Sekjen Gerindra Minta Jangan Selalu Dikaitkan dengan Cawapres

Ia menegaskan tidak semua orang yang bertemu dengan Prabowo adalah cawapres untuk Pilpres 2024.

Editor: Ravianto
Kompas.TV
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menggelar konfrensi pers seusai pertemuan keduanya di rumah pribadi Prabowo, Kertanegara, Jakarta Selatan, Sabtu (18/6/2022) malam. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani meminta agar semua pihak yang bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tidak terus berkaitan dengan isu calon wakil presiden (cawapres).

Ia menegaskan tidak semua orang yang bertemu dengan Prabowo adalah cawapres untuk Pilpres 2024.

Hal ini merupakan respon Gerindra ihwal Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang baru saja bertemu dengan Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

"Begini, jangan semua ditafsirkan ketika Pak Prabowo berhubungan dengan A, calon presidennya A. Besok Pak Prabowo berhubungan dengan B, calon presidennya B. Besok Pak Prabowo dengan C," kata Muzani di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (6/10/2022).

Menurut Muzani, Gerindra memang mengharuskan kadernya, termasuk Prabowo, untuk menjalin komunikasi dengan semua pihak, Muzani berharap komunikasi antara Prabowo dan Muhaimin bisa berjalan dengan lancar.

"Partai itu harus melakukan membuka komunikasi dengan siapapun sehingga kemudian, demikan juga Pak Muhaimin kami harapkan juga begitu," ungkapnya.

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/2/2019).
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/2/2019). (KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO)

"Tadi yang disepakati antara Pak Prabowo dan Pak Muhaimin ketika di Magelang, komunikasi keduanya akan dilakukan lebih intensif lagi," tambahnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan pertemuan Ridwan dan Prabowo dinilai Fadli hanya sebagai silaturahmi antar tokoh politik.

Fadli juga menambahkan, silaturahmi antar politikus ini bagus dilakukan.

Baca juga: Prabowo Sampaikan Sinyal Politik Lewat Pantun untuk Ridwan Kamil, Akan Duet di 2024?

"Silaturahmi politik menurut saya bagus untuk menjajaki pikiran, kemudian menjajaki sikap, menjajaki opsi-opsi yang ada. Semuanya menurut saya bagus-bagus saja, silaturahmi dengan berbagai pihak," ujar Anggota Komisi I DPR itu.

Ia menyebut keduanya memang mempunyai hubungan baik sejak lama. Bahkan, pertemuan itu bukan pertemuan yang pertama.

"Kan baik-baik saja dari dulu juga sangat dekat, berapa kali juga ya bukan pertama kali juga ya Kang Emil juga ke tempat menemui Prabowo. Bahkan kita mendukung waktu itu Kang Emil untuk maju sebagai Wali Kota Bandung. Saya ingat sekali bahkan saya yang memfasilitasi bertemu dengan Pak Prabowo, membuatkan iklannya, buatin videonya dan sebagainya," jelasnya.

Diketahui, Ridwan bertemu Prabowo di Hambalang tanggal 2 Oktober 2022 lalu.

Ia mengaku kunjungan itu hanya sebatas silaturahmi.

“Hari ini ke tempat Pak Prabowo juga. Itu salah satu dari silahturahmi yang saya lalukan,” kata dia.(Laporan Wartawan Tribunnews.com, Mario Christian Sumampow)

Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved