Prabowo Sampaikan Sinyal Politik Lewat Pantun untuk Ridwan Kamil, Akan Duet di 2024?

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menggelar silaturahmi dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Hambalang, Bogor Jawa Barat.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Giri
Tribun Jabar/Muhamad Syarif Abdussalam
Ketua Umum IPSI, Prabowo Subianto, melantik pengurus IPSI Jawa Barat di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (12/9/2022). Prabowo bertemu dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, di Hambalang, Minggu (2/10/2022) malam. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menggelar silaturahmi dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Hambalang, Bogor Jawa Barat, Minggu (2/10/2022) malam.

Sebuah momen unik pun terjadi saat acara silaturahmi pengurus Pencak Silat Indonesia (IPSI) di kediaman Prabowo ini.

Sama seperti saat mereka bertemu di Gedung Sate pada 12 September 2022, dalam acara di Hambalang pun kembali terjadi adu pantun dari dua sosok yang diprediksi bakal maju sebagai calon presiden (capres) 2024 mendatang ini.

Aksi balas-membalas pantun itu diawali Prabowo sebagai ketua IPSI.

"Si kancil lincah larinya, larinya jauh sampai ke muara. Kang Emil datang ke rumah kita, semoga pertanda cinta kepada kita. Mudah-mudahan akan mendukung Gerindra," ucap Prabowo.

Kemudian pantun tersebut dibalas oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

"Makan soto di sebuah pantai. Makan ikan, ikannya sarden. Pakde Prabowo yang kita cintai, kita doakan jadi presiden," ucapnya

Diketahui, acara silaturahmi itu digelar sebagai rasa syukur atas capaian prestasi yang di raih IPSI di ajang nasional.

Baca juga: Tidar Sayap Partai Gerindra Sasar Milenial Jabar untuk Menangkan Prabowo Subianto di Pilpres 2024

Dalam acara tersebut, Prabowo selaku ketua IPSI menyampaikan bangsa Indonesia lahir dari pengorbanan rakyat terdahulu.

Semangat itulah kata Prabowo yang harus dijaga oleh para pendekar IPSI.

"Kita tidak boleh menjadi bangsa yang cengeng, tidak boleh menjadi bangsa yang menjelek-jelekkan. Kalau kalah jangan kemudian dendam dan sakit hati, itu yang kita harapkan dari pesilat kita," katanya.

Lebih lanjut, prestasi yang diraih oleh IPSI ini menghadirkan rasa bangga di hati Prabowo.

Prabowo berpesan kepada guru besar, pelatih, serta para atlet untuk terus semangat dan memberi contoh dan bisa menularkan pengalamannya kepada para penerus.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved