Kamis, 16 April 2026

BPBD Kota Sukabumi Peringatkan Warga Juga Siaga Hadapi Gempa Bumi Karena Ada Sesar Cimandiri

Fokus bencana tidak hanya difokuskan kepada bencana alam berupa banjir, longor, dan angin puting beliung. Melainkan bencana gempa bumi

Editor: Adityas Annas Azhari
Tribun Jabar/Dian Herdiansyah
Gelar pasukan siaga bencana di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, Kamis (6/10/2022) 

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Pemerintah Kota Sukabumi bersama para pemangku kepentingan kebencanaan menggelar apel pasukan kesiapan menghadapi bencana, di Lapangan Merdeka, Kota Sukabumi, Kamis (6/10/2022).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, menegaskan sudah menyiapkan upaya antisipasi dan langkah menggadapi rawan bencana menjelang akhir tahun 2022.

Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, mengatakan, siaga bencana ini untuk menghadapi potensi bencana mulai dari bencana alam longsor, banjir, angin puting beliung, dan gempa bumi.

Kepala BPBD Kota Sukabumi, Imran Wardhani
Kepala BPBD Kota Sukabumi, Imran Wardhani (Tribun Jabar/Dian Herdiansyah)

"Upaya ini perlu pentingnya edukasi masyarakat. Bahwa tugas bencana ini bukan tugas BPBD Saja dan edukasi ini gencar dilakukan baik kepada sekolah dan masyarakat untuk terbentuknya kampung tangguh siaga bencana. Tentunya langkah tersebut, salah satunya dengan melakukan pembersihan gunukan sampah, perbaikan drainase, sehingga antisipasi bencana bisa dilalukan sejak awal," kata Achmad Fahmi.

Dalam pesannya, Fahmi pun meminta warganya untuk mengantisipasi adanya potensi bencana yang terjadi mengingat saat ini potensi curah hujan sangat tinggi.

Baca juga: BPBD Jabar Siapkan Dana Belanja Tidak Terduga Antisipasi Bencana Banjir dan Longsor Pada Awal Tahun

Kepala BPBD Kota Sukabumi, Imran Wardhani, mengatakan, upaya menghadapi bencana ini, pihaknya sudah membangun kesiapan dengan berbagai leading sektor yang ada di Kota Sukabumi.

"Kita menyiagakan personel dan langkah koordinasi yang ada dan telah terbentuk dalam forum pengurangan resiko bencana semua multihelix yang isinya 26 relawan atau komunitas," ujar Imran.

Baca juga: BPBD Kota Sukabumi Peringatkan Warga Waspadai Cuaca Ekstrem, Satu Pohon Besar Tumbang di Jalan

Fokus bencana tidak hanya difokuskan kepada bencana alam berupa banjir, longor, dan angin puting beliung. Melainkan bencana gempa bumi yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

"Gempa bumi ini menjadi ancaman juga. Mengingat kota Sukabumi terdapat sesar aktif Cimandiri, sehingga antisipasi ini perlu dilakukan," kata Imran. (*)

 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved