BPBD Jabar Siapkan Dana Belanja Tidak Terduga Antisipasi Bencana Banjir dan Longsor Pada Awal Tahun

waktu yang perlu dicermati adalah awal tahun seperti Januari dan Februari, yakni saat puncak musim hujan masih terjadi

Tribun Jabar/Nandri Prilatama
Hujan deras yang melanda Kota Bandung pada Selasa (4/10/2022). Tampak kawasan Balai Kota Bandung diguyur hujan lebat 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat, Dani Ramdan, meminta bupati dan wali kota di Jabar untuk mempersiapkan anggaran belanja tidak terduga (BTT) dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor pada musim hujan yang diprediksi terjadi pada akhir dan awal tahun.

"Sampai akhir tahun BTT harus tetap ada, meskipun sekarang ada intruksi juga dari Presiden untuk memanfaatkan BTT ini untuk penanggulangan inflasi. Kami mengimbau, mengingatkan kepada seluruh kepala daerah agar tetap ada alokasi untuk penanggulangan bencana," kata Dani Ramdan di Gedung Sate, Selasa (4/10).

Ia mengatakan selanjutnya waktu yang perlu dicermati adalah awal tahun seperti Januari dan Februari, yakni saat puncak musim hujan masih terjadi. Anggaran harus disiapkan, di antaranya dari sumber selain APBD.

Longsoran di jalan menuju objek wisata Pantai Karapyak. Longsor terjadi saat hujan lebat Jumat (23/9/2022) malam
Longsoran di jalan menuju objek wisata Pantai Karapyak. Longsor terjadi saat hujan lebat Jumat (23/9/2022) malam (Istimewa/Agus)

"Perlu diantisipasi juga adalah bencana di bulan Januari dan Februari itu sering kali APBD kita sudah ditutup, dikembalikan kalau tidak terpakai, tetapi APBD berikutnya belum bisa digunakan. Ini harus ada antisipasi dana," katanya.

Ia mengatakan bantuan pun dapat berasal dari pihak swasta dan masyarakat. Biasanya, kata Dani Ramdan, dana dari masyarakat ini bisa lebih cepat disalurkan karema tidak sekaku APBD yang harus ditetapkan dahulu.

Baca juga: Bencana Banjir di Tasikmalaya, Beberapa Titik di Empat Desa di Kaki Gunung Galunggung Terendam

Ia mengatakan kejadian bencana sudah terjadi di sejumlah daerah di Jabar, walaupun baru masuk musim hujan. Di antaranya yang Garut, Kabupaten Bandung, Bogor, Ciamis, dan Tasikmalaya. Daerah yang sudah menyatakan siaga bencana pun baru lima daerah.

Jabar Waspada Potensi Cuaca Ekstrem, Ini yang Harus Dilakukan untuk Antisipasi Bencana Alam

"Kami menghimbau agar segera menetapkan status siaga darurat agar kewaspadaan khususnya aparat yang terkait dengan penanggulangan bencana. Juga kewaspadaan masyarakat ini bisa meningkat dan tentu dengan status siaga darurat ini bukan hanya aspek kekhawatiran atau ketakutan yang dimunculkan, tetapi adalah dorongan untuk melakukan mitigasi," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved