Saat Bobotoh Persib, The Jakmania, Aremania, dan Bonek Berada di Satu Tempat Bernama Perdamaian

Tragedi Kanjuruhan yang merenggut nyawa 125 orang menjadi momentum untuk langkah perdamaian antar-suporter yang selama ini selalu berseteru.

Editor: Giri
Kompas.com/Suci Rahayu
Bobotoh yang menyaksikan langsung laga Arema FC vs Persib Bandung di Kanjuruhan di Liga 1 2022-2023. Keberadaan bobotoh di Kanjuruhan merupakan langkah maju di tengah ketidakakuran selama ini. 

Klub-klub yang memiliki sejarah panjang soal rivalitas sudah bergerak mengambil langkah perdamaian.

Seperti halnya suporter Persis Solo dengan PSIM Yogyakarta yang sempat menggemparkan pada awal musim Liga 1 2022-2023.

Kini, mereka sudah berdamai.

Motor berpelat AD nyaman melewati Kota Yogyakarta.

"Tanpa sedikitpun mengesampingkan tragedi di Kanjuruhan, ini menjadi hal positif ke depan. Rivalitas yang cukup lama antara Solo dan Jogja, ini akan kita bangun kembali untuk hal-hal yang positif," kata Presiden Pasoepari, Maryadi Gondrong.

Baca juga: Raja Viking Persib Club Ingin Gelar Doa Besama Bareng The Jakmania untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Maryadi menyebut rivalitas seharusnya hanya terjadi di 90 menit atau dalam pertandingan saja.

"Harapan kita seperti itu, agar tidak ada korban-korban yang berjatuhan. Kita bikin bahwa suporter ini jangan identik dengan brutalitas tapi identik dengan kreativitas," ucapnya.

Selain perdamaian antarsuporter se-Pulau Jawa, mereka juga menyuarakan untuk mengusut tuntas di balik tragedi Kanjuruhan.

Tak semestinya jatuh korban yang begitu banyak di dalam sepak bola. Terlebih tidak ada gesekan antar-suporter di Stadion Kanjuruhan. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sepakat Damai Suporter Persis-PSIM hingga Persija-Persib di Mandala Krida"

Sumber: Kompas
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved