Persib Bandung

Jelang Persib Bandung vs Persija Jakarta, Polisi: Jangan Ada Sweeping Kendaraan Plat B

Menurut Ibrahim Tompo, karena pendukung Persija sudah dilarang ke Bandung, pihaknya pun meminta kepada pendukung Persib untuk tidak berlaku anarkis.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Hermawan Aksan
Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo, Senin (26/9/2022). Ibrahim mengatakan, karena pendukung Persija sudah dilarang ke Bandung, pihaknya pun meminta kepada pendukung Persib untuk tidak berlaku anarkis atau bahkan melakukan men-sweeping kendaraan plat B di Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Polda Jabar memastikan pendukung Persija tidak diizinkan datang ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat pertandingan Persib melawan Persija, Minggu, 2 Oktober 2022.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, kebijakan tersebut dibuat lantaran pertimbangan keamanan.

Menurutnya, karena pendukung Persija sudah dilarang ke Bandung, pihaknya pun meminta kepada pendukung Persib untuk tidak berlaku anarkis atau bahkan melakukan men-sweeping kendaraan plat B di Bandung.

Baca juga: PERSIB Bandung Jalani Gemblengan Terakhir Jelang Lawan Persija Besok, Ini yang Dilakukan Luis Milla

"Ini hal yang sangat tidak kita harapkan, sangat tidak sportif dan tidak bijaksana untuk men-sweeping plat B, tidak ada hubungan plat B dengan pertandingan tersebut," ujar Ibrahim Tompo saat dihubungi Sabtu (1/10/2022).

Pihaknya pun bakal melakukan antisipasi dengan melakukan monitoring di titik-titik yang dianggap rawan, baik sebelum maupun setelah pertandingan.

"Kami juga berusaha antisipasi kondisi tersebut dengan lakukan patroli dan kegiatan yang dilaksanakan pendukung tersebut," katanya.

Ibrahim mengimbau kepada pendukung Persib agar tetap santun dan tidak melakukan tindakan melanggar hukum.

"Kami imbau kepada pendukung Persib jaga situasi kondusif, tidak membuat kerusuhan, apalagi setelah pelaksanaan pertandingan kita berharap ada sportivitas dari pendukung baik itu kalah atau menang."

"Kita harapkan jangan ada efek kamtibmas dan efek pidana yang muncul, baik pada saat pelaksanaan maupun setelah pelaksanaan," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved