Polisi Tetapkan Dua ASN Pemkab Karawang Jadi Tersangka Penganiayaan, Baru Satu yang DItahan

Dua orang aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Karawang ditetapkan tersangka, atas dugaan penganiayaan.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Darajat Arianto
Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo, mengatakan, Dua orang aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Karawang ditetapkan tersangka, atas dugaan penganiayaan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dua orang aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Karawang ditetapkan tersangka, atas dugaan penganiayaan.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, total ada empat terlapor, dua di antaranya merupakan ASN Pemkab Karawang.

Dari empat terlapor itu, tiga diantaranya sudah ditetapkan tersangka.

Sedangkan seorang lainnya masih berstatus terlapor.

"Jadi, itu dua ASN dan dua lagi bukan ASN, yang sudah jadi tersangka salah satunya ASN," ujar Ibrahim Tompo, di Mapolda Jabar, Jumat (30/9/2022).

Adapun tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka itu masing-masing berinisial L, DA, dan RA.

Baca juga: Guru di Karawang Laporkan Oknum Jaksa ke Polisi atas Dugaan Penganiayaan, Sang Jaksa Balik Lapor

Saat ini, kata Ibrahim, baru L yang ditahan. sedangkan DA dan RA belum ditahan lantaran tidak memenuhi panggilan kepolisian.

"Tersangka yang belum memenuhi panggilan itu satu ASN dan satu sipil," katanya.

Pihaknya memastikan melakukan pemanggilan kedua, terhadap dua tersangka tersebut untuk menghadiri pemeriksaan pada Senin 3 Oktober 2022.

"Untuk kedua tersangka ini, kita harap agar koperatif untuk menjalani proses hukumnya dan untuk bertanggungjawab atas perbuatan yang telah dilakukan," ucapnya.

Jika tidak mengindahkan panggilan tersebut, kata Ibrahim, polisi tak segan melakukan upaya hukum lain, salah satunya dengan penangkapan.

"Kita memproses kasus ini tegak lurus, tidak ada kepentingan apapun, kita berusaha memproses kasusnya dengan akuntabel, normatif, objektif sesuai norma hukum yang ada," katanya.

Baca juga: Anggota DPRD Jabar Dukung Polres Karawang Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Terhadap Wartawan

Sebelumnya, Polres Karawang melakukan penyelidikan terkait penganiayaan dua orang warga yang berprofesi wartawan oleh oknum pejabat di lingkungan Pemkab Karawang. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved