Kecelakaan Maut Vixion Tabrak Tembok Rumah di Jalan Raya Kuningan, Warga Sebut Sering Terjadi
Kecelakaan maut ini adalah kecelakaan tunggal dimana pengendara motor Vixion bernama Andi Pasaribu melaju kencang menabrak tembok rumah warga.
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Ravianto
TRIBUNJABAR.ID, KUNINGAN - Sebuah kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Kedungarum, Kabupaten Kuningan, Minggu (25/9/2022).
Kecelakaan maut ini adalah kecelakaan tunggal dimana pengendara motor Yamaha Vixion bernama Andi Pasaribu melaju kencang menabrak tembok rumah warga.
Warga Perumahan Cigintung Kuningan ini tewas di tempat dalam kecelakaan tersebut.
"Sebab kematian terjadi pada korban itu akibat benturan keras di bagian kepala," kata Wawan yang juga Petugas pemulasara RSUD 45 Kuningan saat dikonfirmasi via sambungan selulernya, Senin (26/9/2022).
Dia menyebut, korban meninggal itu seketika saat usia menabrak di lokasi kejadian.
"Ya meninggalnya korban itu pas di lokasi kejadian. Jadi korban meninggal seketika usai kejadian," katanya.
"Untuk penanganan usai di pemulasara, korban kami serahkan kepada keluarga dan katanya, pengakuan dari keluarga itu korban diterbangkan ke Sumatera. Sejak tadi pagi sudah berangkat ke bandara," ujarnya.
Kasat Polantas Polres Kuningan AKP Vino Lestari saat dihubungi membenarkan bahwa telah terjadi kecelakaan maut di lokasi tersebut.
"Untuk kecelakaan itu benar dan berdasarkan laporan petugas di lokasi kejadian, semula sepeda motor Yamaha Vixion Nopol E-6753-ZN melaju dari arah Perumahan Grand Amalia menuju arah Kedungarum (Utara ke Selatan).
"Setibanya di TKP melaju dengan kecepatan tinggi sehingga hilang kendali kemudian mengalami kecelakaan menabrak tembok rumah bagian pojok depan," ungkap Vino saat menjelaskan tadi kepada TribunCirebon.com, Senin (26/9/2022).
Vino menyebut kecelakaan maut tersebut murni merupakan kecelakaan tunggal. "Itu kecelakaan tunggal, korban sempat dibawa ke Rumah Sakit 45 untuk mendapat pelayanan medis," katanya.
Kata Warga Sering Terjadi Kecelakaan
Kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raya Kedungarum-Kuningan disebut karena kondisi jalan yang rusak.
"Terlepas dengan Human Error pengemudi saat bawa kendaraan. Kondisi jalan sudah bertahun - tahun rusak parah," kata Maman warga Kedungarum, Senin (26/9/2022).
Selain kondisi marka jalan rusak, kata dia menambahkan, jalan Raya Kedungarum memiliki jalur tidak merata alias naik turun.