Kasus Bojongloa Kidul, Nenek-nenek Meninggal dalam Kondisi Tangan Kaki Terikat, 8 Saksi Diperiksa
Hingga saat ini, kata dia, total sudah ada delapan saksi yang dimintai keterangan terkait peristiwa tersebut.
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Ravianto
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Polisi masih menyelidiki dugaan perampokan lansia di Bandung tepatnya di rumahnya di Jalan Leuwisari, Kelurahan Kebon Lega, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Rabu 21 September 2022.
Kapolsek Bojongloa Kidul, Kompol Ari Purwantono mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu hasil autopsi korban.
"Masih dalam penyelidikan dan kami masih bekerja, memeriksa saksi-saksi, mohon doanya mudah-mudahan bisa cepat terungkap," ujar Ari, saat dihubungi melalui sambungan telepon , Jumat (23/9/2022).
Pihaknya juga masih terus memeriksa sejumlah saksi untuk mendapat petunjuk dari dugaan perampokan tersebut.
"Beberapa saksi masih dalam pemeriksaan," katanya.
Hingga saat ini, kata dia, total sudah ada delapan saksi yang dimintai keterangan terkait peristiwa tersebut.
"Kurang lebih delapan saksi (yang sudah diperiksa) masih ada beberapa saksi yang belum diperiksa karena ada kegiatan, kami masih menunggu saksi lain," ucapnya.
Sebelumnya, Dede Rohayah (62), ditemukan tewas dalam keadaan tangan dan kaki diikat lakban, di rumahnya di Jalan Leuwisari, Kelurahan Kebon Lega, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Rabu (21/9/2022).
Menantu korban, Eli (37) mengatakan, mertuanya tinggal di rumah tersebut seorang diri. Selain menjadi tempat tinggal, rumah tersebut juga menjadi toko kelontong yang dikelola korban.
Baca juga: Pria di Bojongloa Kidul Bandung Meninggal Dunia Akibat Tersetrum Listrik Saat Bersihkan Toren Air
Pada Rabu pagi, kata Eli, toko kelontong milik korban tidak buka seperti biasa, sehingga ditanyakan oleh warga sekitar.
Eli kemudian mendatangi rumah mertuanya dan menemukan kondisi pintu rumah sudah dalam keadaan tidak terkunci. Lalu, kondisi rumah yang juga dijadikan sebagai toko kelontong itu pun berantakan.
"Pertama, kan warung belum buka terus saya dipanggil, pas saya buka sudah tidak terkunci pintunya tapi kunci masih di dalam. Pas ke dalam ternyata sudah acak-acakan posisinya," ujar Eli, saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (22/9/2022).
Selain itu, kata dia, uang sebanyak Rp 50 juta yang berada di dalam kaleng milik mertuanya serta emas pun hilang.
"Pas di bawah (rumah) kelihatan acak-acakan saya sudah curiga, terus manggil tetangga dan kakak ipar, pas di lihat di atas sudah tidak ada (meninggal)," katanya.
Ditemukan Menantu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Garis-polisi-dipasang-di-rumah-tempat-Dede-Rohayah-62.jpg)