Telkom Sinergi dengan Perguruan Tinggi Perluas Pengembangan Seni Manfaatkan Teknologi & Ruang Siber

Telkom bersinergi dengan perguruan tinggi untuk memperluas pengembangan seni memanfaatkan teknologi dan ruang siber

Editor: Siti Fatimah
istimewa
Sinergi Telkom dengan ISI Yogyakarta 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG  – Puncak bonus demografi di Indonesia yang diprediksi akan datang pada 2030 mendatang harus dipersiapkan dan dioptimalkan sebaik mungkin. Saat ini, sudah banyak bermunculan talenta-talenta muda berbakat yang berasal dari berbagai bidang, termasuk kesenian.

Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta adalah salah satu lembaga pendidikan yang melahirkan banyak talenta-talenta muda yang berprestasi di kesenian.

Stepanus Hanggar Budi Prasetya, Pembantu Rektor I ISI, menuturkan bahwa mahasiswa ISI mempunyai bakat dan talenta dalam berbagai bidang seni yang berbeda dan cukup lengkap, di antaranya berasal dari seni rupa, seni pertunjukan, dan seni media rekam.

Baca juga: Dukung Pengusaha Lokal Naik Kelas, Leap-Telkom Digital Sapa Kota Khatulistiwa

Beradaptasi dengan perkembangan zaman, ISI turut memanfaatkan teknologi untuk menciptakan seniman kreasi 2 dimensi (2D) maupun 3 dimensi (3D).

“Selama ini yang lebih aktif sebagai kreator 2D atau 3D ada di seni rupa, seperti jurusan desain komunikasi visual maupun jurusan seni murni, selain itu juga di prodi animasi,” tutur Stepanus.

Salah satu upaya yang dilakukan ISI untuk mewujudkan cita-cita tersebut adalah dengan menggandeng PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom), sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang telah bertransformasi menjadi perusahaan digital telekomunikasi.

Telkom bersinergi dengan ISI  untuk memperluas pengembangan seni
Telkom bersinergi dengan ISI Yogyakarta untuk memperluas pengembangan seni (istimewa)

Kerja sama ini menyasar pada pengembangan seni di wilayah yang lebih luas, khususnya dalam dunia teknologi digital dan ruang siber.

Seiring dengan hal ini, Telkom melalui divisi Digital Business & Technology (DBT) telah menciptakan berbagai inovasi yang melahirkan beragam produk digital di bawah payung Leap-Telkom Digital.

Baca juga: Percepat Digitalisasi, Leap-Telkom Digital Rambah Jawa Timur

Di antaranya, Telkom tengah mengembangkan blockchain platform serta telah memiliki dunia metaverse yang bisa dijadikan sebagai sarana untuk kebutuhan pemberdayaan ekonomi kreatif dalam bentuk NFT marketplace dan dunia virtual.

Pengembangan blockchain platform dan dunia metaverse ini didukung oleh Anton Wahyu Pramono, SM Emerging Technology Platform Telkom.

Sementara koordinator kreator 2D dan 3D didukung oleh Aris Bachtiar, Chapter Leader Design and Enterprise Telkom.

“Kami juga berusaha untuk memperkuat jejaring dan memperkenalkan seni Indonesia melalui dunia digital. Hal ini tentu tidak bisa dikerjakan sendiri oleh ISI sehingga butuh partner yang kuat. Untuk itu kami memilih bekerja sama dengan Telkom untuk merealisasikannya,” kata Stepanus.

Agus Faisal, GM Witel Telkom Yogyakarta, mengatakan DBT melalui unit enterprise Witel Yogyakarta melakukan kerja sama dengan ISI dalam bidang digital service.

Baca juga: Leap Telkom Digital Kembali Adakan Indigo Game Startup Incubation

Dari kerja sama ini, Telkom bersama ISI saling bersinergi untuk mengembangkan talenta-talenta yang mampu menciptakan kreativitas 2D dan 3D.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved