Aksi Buruh Tutup Simpang Empat Rawabango, Bergerak Longmarch Menuju Kantor Bupati Cianjur

Saat ini buruh menutu simpang empat tugu Pramuka kawasan Rawabango dan sempat berorasi

Tribun Jabar/ Ferri Amiril Mukminin
Aliansi buruh Cianjur menutup simpang empat Rawabango saat beristirahat dari longmarch kawasan pabrik menuju pendopo Cianjur 

Laporan wartawan TribunJabar.id, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Gelombang aksi buruh sejak pagi bergerak dari kawasan industri Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, berjalan kaki menuju pendopo kantor Bupati Cianjur, Senin (19/9/2022).

Saat ini buruh menutu simpang empat tugu Pramuka kawasan Rawabango dan sempat berorasi serta melakukan istirahat setelah berjalan kaki.

Ketua SPN Kabupaten Cianjur, Hendra Malik, mengatakan aksi akan dilakukan selama dua hari dan tuntutan minta bertemu dengan Bupati Cianjur Herman Suherman untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.

Baca juga: FSPSI Sebut Kondisi Buruh di Kabupaten Bandung Semakin Terpuruk dengan Naiknya Harga BBM

"Aliansi buruh Cianjur bersatu ini akan dilaksanakan dua hari tanggal 19 hari ini sampai besok tanggal 20 dan kita menuntut supaya bisa ketemu langsung dengan Bupati Cianjur ada tiga tuntutan dalam aksi sekarang," ujar Hendra.

Hendra mengatakan, tuntutan yaitu penolakan kenaikan harga BBM yang kedua penolakan tentang undang-undang omnibus law cipta kerja, yang ketiga tentang kenaikan UMK tahun 2023 minimal 15 persen.

Ada tiga serikat pekerja yang melakukan unjukrasa pertama dengan perkiraan massa sebanyak 1.000 orang.

Baca juga: Andai Harga BBM Tidak Turun hingga November 2022, Buruh di Cirebon Ancam Lakukan Ini

"Hari ini kita tidak melakukan sweeping kita juga memberikan kebebasan kepada teman-teman buruh Kabupaten Cianjur yang mau bekerja silakan bekerja yang mau ikut berjuang bersama kita yuk sama-sama," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved