Kejamnya Rentenir di Garut

NGERINYA Rentenir di Garut, Robohkan Rumah karena Utang Rp1,3 Juta,Segini Cicilan yang Telat Dibayar

Rumah Undang dirobohkan rentenir gara-gara telat membayar utang. Dia meminjam uang sebanyak Rp 1,3 juta dan sudah berusaha mencicil dan membayar bunga

TRIBUNJABAR.ID/SIDQI AL GHIFARI
Kondisi rumah Undang, Jumat (16/9/2022) yang rata dengan tanah lantaran tidak sanggup membayar utang kepada seorang rentenir sebesar Rp 1,3 juta di Kampung Haurseah, Desa Cipicung, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat. 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Gara-gara utang Rp 1,3 juta, Undang (43), warga Kampung Haurseah, Desa Cipicung, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, kehilangan rumahnya.

Rumah Undang dirobohkan rentenir gara-gara telat membayar utang.

Dia meminjam uang sebanyak Rp 1,3 juta kepada tetangganya yang seorang rentenir dan sudah berusaha mencicil dan membayar bunganya.

Hanya saja, pada cicilan keempat dia belum bisa membayar karena sedang tidak ada uang.

Undang pergi ke Bandung bersama istrinya untuk mencari kerja dan uang agar bisa membayar cicilan utang.

Namun, di tengah usaha itu, dia menjadi pilu dan dadanya sesak karena di kampung, rumah tempat tinggalnya dirobohkan oleh rentenir.

"Jadi pas pulang rumahnya sudah rata dengan tanah, saya menyesalkan ini terjadi harusnya dialog musyawarah dulu," ujar Kepala Desa Cipicung Uban Setiawan.

Baca juga: Kejamnya Rentenir di Garut, Rumah Warga Dirobohkan Gara-gara Utang Rp 1,3 Juta, Bunganya Edan

Kronologi Rentenir Robohan Rumah

1. Pinjam Uang Rp 1,5 Juta

Undang (42) warga Kampung Haurseah, Desa Cipicung, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, memintam ang Rp 1,3 juta.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved