Nyamar Jadi Konsumen, Polres Cirebon Kota Ringkus Pengedar Narkoba di Depan Goa Sunyaragi

Petugas Polres Cirebon Kota juga harus menyamar sebagai pembeli untuk mengelabui dan memancing SR keluar dari tempat persembunyiannya.

Tribun Cirebon/ Ahmad Imam Baehaqi
Kapolres Cirebon Kota, AKBP M Fahri Siregar (kedua kiri), beserta jajarannya saat konferensi pers pengungkapan kasus peredaran gelap sabu-sabu di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Selasa (14/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Polres Cirebon Kota berhasil meringkus pengedar narkoba di depan Goa Sunyaragi, Jalan Brigjend Dharsono, Kota Cirebon.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP M Fahri Siregar, mengatakan, pengedar narkoba berinisial SR tersebut diamankan pada 5 September 2022 kira-kira pukul 10.00 WIB.

Menurut dia, SR yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka itu terbukti mengedarkan sabu-sabu sehingga langsung diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Baca juga: Pengakuan Kurir Sabu Jaringan Lapas di Cirebon, Tergoda Rayuan Teman Lama, Komunikasi Via Ponsel

"Kami menyita 20 paket sabu-sabu yang beratnya mencapai 7,54 gram dari tangan SR," kata M Fahri Siregar saat konferensi pers di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Selasa (14/9/2022).

Ia mengatakan, penangkapan SR bermula dari laporan masyarakat mengenai dugaan transaksi sabu-sabu yang langsung ditindaklanjuti jajarannya.

Bahkan, petugas Polres Cirebon Kota juga harus menyamar sebagai pembeli untuk mengelabui dan memancing SR keluar dari tempat persembunyiannya.

Selanjutnya petugas pun mengamankan tersangka berikut barang bukti sabu-sabu dan ponsel untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Cirebon Kota.

"Dari hasil pemeriksaan sementara, SR mendapatkan sabu-sabu dari seorang bandar berinisial BM di wilayah Purwakarta," ujar M Fahri Siregar.

Karenanya, pihaknya pun masih mengembangkan kasus tersebut untuk menangkap bandar berinisial BM dan memeriksa SR secara intensif.

Atas perbuatannya, SR dijerat Pasal 112 dan Pasal 114 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta diancam hukuman minimal enam tahun penjara.

Baca juga: Kasus Peredaran Sabu Jaringan Lapas di Cirebon Berhasil Diungkap, Dikendalikan dari Lapasustik

Sementara SR mengaku baru dua pekan mengedarkan sabu-sabu di wilayah Kota Cirebon. Namun, ia tampak menolak disebut sebagai pengedar karena tugasnya hanya mengantar sabu-sabu.

"Saya cuma kurir, pengedarnya beda lagi. Saya sehari-hari kerja sebagai buruh, dah ikut mengantar sabu-sabu ini buat tambahan penghasilan saja," kata SR.

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved