Hari Ketiga Pencarian Pemandu Wisata yang Hilang di Green Canyon Pangandaran, Tim SAR Menyisir 8 Km

Korpos SAR Pangandaran Edwin menyampaikan, pencarian korban yang diduga tenggelam dilakukan menyisir hingga 8 km dari TKP di sungai maupun di darat

Penulis: Padna | Editor: Darajat Arianto
istimewa/ Edwin - Korpos SAR Pangandaran
Korpos SAR Pangandaran Edwin menyampaikan, pencarian korban yang diduga tenggelam dilakukan menyisir hingga 8 km dari TKP di sungai maupun di darat. Korban hilang pada Selasa (6/9/2022). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Korpos SAR Pangandaran Edwin menyampaikan, pencarian korban yang diduga tenggelam pada hari ketiga masih nihil.

"Pencarian pada hari ketiga, sementara masih nihil. Hari ini (8/9/2022), karena hujan, debit air semakin naik dan arus air besar, pencarian dihentikan," ujar Edwin saat dihubungi Tribunjabar.id melalui WhatsApp, Kamis (8/9/2022) sore.

Pencarian pada hari ketiga, kata dia, SAR gabungan di Pangandaran telah berupaya melakukan penyisiran di sungai maupun di darat.

"Penyisiran di sungai, kita diperluas lagi. Penyisiran sekarang ini, kita sudah lebih 8 kilometer dari titik lokasi TKP," katanya.

Meskipun demikian, Ia berharap, pencarian korban di hari Jumat (9/9/2022) besok bisa segera ditemukan.

Baca juga: Warga di Pantai Pangandaran Kaget Didatangi Sejumlah Polisi, Ternyata Kedatangannya Menggembirakan

"Ya, mudah mudahan, besok arus airnya tidak terlalu besar dan korban bisa secepatnya ketemu," ucap Edwin.

Diketahui sebelumnya, korban tersebut merupakan seorang pemandu wisata dan bernama Abdul Rohman (38).

Abdul, dinyatakan hilang ketika memandu rombongan mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya di hulu sungai Green Canyon blok Pasir Sereh Dusun Patrol Desa Sukajaya, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran.

Dan peristiwa tersebut terjadi, pada hari Salasa (6/9/2022) sekitar pukul 16.00 WIB. Namun, hingga pencarian di hari ketiga, korban belum bisa ditemukan.

Hilang Saat Dampingi Mahasiswa

Seorang tour guide di Pangandaran hilang karena tenggelam saat memandu rombongan mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) dari Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya.

Informasi yang diterima Tribunjabar.id, pemandu ini bernama Abdul Rohman (38) warga Dusun Cikijing RT 29/06, Desa Sindangsari, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran.

Rohman dinyatakan hilang di hulu Sungai Green Canyon Blok Pasir Sereh, Dusun Patrol, Desa Sukajaya, Kecamatan Cimerak.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved