Awas, Kapolsek Gadungan Berkeliaran di Pangandaran, Minta Bantuan ke Kepala Desa

Kepala desa di Pangandaran dihubungi seseorang yang mengaku Kapolsek Kalipucang. Tujuannya adalah meminta uang.

Penulis: Padna | Editor: Giri
Tribun Jabar/Padna
Kapolsek Kalipucang, Iptu Iman Sudirman, memperlihatkan nomor yang dipakai seseorang yang mengaku Kapolsek Kalipucang untuk meminta bantuan kepada kepala desa, Kamis (8/9/2022). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Kepala desa di Pangandaran dihubungi seseorang yang mengaku Kapolsek Kalipucang. Tujuannya adalah meminta uang.

Hal tersebut disampaikan Iptu Iman Sudirman selaku Kapolsek Kalipucang, Polres Pangandaran.

Dia mengetahui adanya kejadian tersebut awalnya ada laporan dari satu kepala desa di wilayah hukum Polsek Kalipucang.

"Seperti yang disampaikan oleh para kades, Kades Banjarharja menelepon saya, menyatakan bahwa polsek gadungan tersebut meminta bantuan air mineral sebanyak 25 dus," ucap Iman di Mapolsek Kalipucang, Kamis (8/9/2022) pagi. 

Iman mengatakan, jika kades tidak air yang diminta, katanya, bisa mengirimkan uangnya saja dengan cara ditransfer.

Dia mengatakan, peristiwa itu baru terjadi belakangan ini.

Baca juga: Pemandu Wisata yang Hilang di Green Canyon di Pangandaran Belum Ditemukan, Pencarian Masih Nihil

"Atau mungkin tidak melaporkan kejadian seperti itu kepada kami. Yang terjadi sekarang ini, saya lihat di foto profil WhatsApp-nya tertera foto saya dan namanya juga sama, Iptu Iman Sudirman. Saya tidak punya gelar tapi di situ ada gelar sarjana hukum," katanya.

Dia mengimbau kepada semua masyarakat dan instansi, khususnya di wilayah hukum Polsek Kalipucang, untuk menghiraukan kalau ada yang menghubungi dengan mengaku-ngaku Kapolse Kalipucang.

"Apabila ada yang menelepon atau memberikan pesan untuk meminta sesuatu mengatasnamakan kapolsek atau Iman Sudirman dan nomornya tidak sesuai dengan nomor handphone saya, berarti itu kapolsek gadungan," ucap Ia.

Dia mengatakan, tidak pernah meminta sesuatu kepada kepala desa seperti kejadian yang menimpa kepala Desa Banjarharja, Rabu (7/9/2022) .

"Makanya saya kaget. Perasaan, saya tidak pernah meminta seperti itu," kata Iman.

Baca juga: Tour Guide di Pangandaran Hilang Saat Dampingi Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Dia mengatakan, ulah orang tak bertanggung jawab itu belum memakan korban karenaa kepala desa yang dihubungi langsung konfirmasi ke Iman.

"Beruntung, kepala Desa Banjarharja tahu nomor saya dan langsung menghubungi ke saya," ujarnya. 

Untuk menyelesaikan masalah ini, dia sudah berkoordinasi dengan Kanit Reskrim Polsek Kalipucang.

"Supaya, Kanit Reskrim melakukan penyelidikan. Sampai sejauh mana nomor handphone tersebut bisa dilacak," ucap Iman. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved