Tarif Angkutan Naik, Awak Angkot Tasikmalaya Mengeluhkan Penumpang Tambah Sepi

Dengan naiknya tarif angkot akibat kenaikan harga BBM, kata Yuyun, praktis derita awak angkot bertambah.

Tribun Jabar/Firman Suryaman
Sebuah angkot menunggu penumpang di Jalan dr Soekardjo, Kota Tasikmalaya, Selasa (6/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Tarif angkot di Kota Tasikmalaya naik sekitar 30 persen menjadi Rp 5.000, menyusul kenaikan harga BBM.

Kenaikan tarif tersebut tidak membuat awak angkot senang. Mereka malah mengeluhkan penumpang yang makin sepi.

"Penumpang malah makin sepi. Mereka tambah males naik angkot," kata Yuyu (45), sopir angkot 09 jurusan Pancasila-Cigeureung.

Yuyu mengatakan selama ini tingkat keterisian angkot memang selalu kurang. Salah satu penyebabnya karena adanya booming kredit sepeda motor.

"Adanya ojol juga mempengaruhi pendapatan kami. Meski saat ini tarif ojol lebih tinggi, tapi daya jelajahnya tinggi bisa dijemput di mana saja dan sampai rumah," ujar Yuyu.

Baca juga: Tarif Angkot di KBB Akan Naik 40 Persen, Mulai Kapan? Dishub: Mudah-mudahan Minggu Ini

Dengan naiknya tarif angkot akibat kenaikan harga BBM, kata Yuyun, praktis derita awak angkot bertambah.

Kenaikan tarif angkot sudah diatur oleh Perwalkot, naik sekitar 30 persen menjadi Rp 5.000 per orang dewasa.

Mahasiswa dan pelajar Rp 3.000 serta murid SD Rp 2.000 per orang. Tarif tersebut berlaku sekali jalan. 

 

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved