Senin, 13 April 2026

Kasus Irjen Ferdy Sambo Belum Kelar, Muncul Peristiwa Serupa di Lampung, Ini Kata Kompolnas

Belum juga selesai kasus Irjen Ferdy Sambo, muncul lagi peristiwa polisi menghabisi polisi lainnya dengan cara yang sama: ditembak.

Editor: Giri
KOMPAS.COM/DOK. Humas Polda Lampung
Aipda Rudi, penjabat Kanit Provost Polsek Way Pengubuan, Lampung Tengah, saat menjalani adegan pengujian senjata api sebelum tiba di rumah korban, Aipda Ahmad Karnain, Selasa (6/9/2022). 

TRIBUNJABAR.ID - Belum juga selesai kasus Irjen Ferdy Sambo, muncul lagi peristiwa polisi menghabisi polisi lainnya dengan cara yang sama: ditembak.

Peristiwa terbaru terjadi di Lampung Tengah, Lampung.

Aipda Rudi Suryanto menembak mati Aipda Ahmad Karnain, Minggu (5/9/2022).

Rudi merupakan Penjabat sementara Kepala Unit (Kanit) Provost Polsek Way Pengubuan, sedangkan Ahmad bertugas sebagai Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Polsek Way Pengubuan.

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) memberikan pandangan berkenaan kasus ini.

Anggota Kompolnas, Poengky Indarti, mengatakan, Kompolnas sangat menyesalkan terjadinya lagi insiden polisi menembak polisi hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

"Tindakan pelaku masuk kategori pelanggaran berat kode etik profesi Polri," ujar Poengky dalam pesan yang diterima Kompas.com, Selasa (6/9/2022) malam.

Kompolnas berharap agar pelaku segera diproses etik supaya ada sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

Baca juga: Kasus Ferdy Sambo versi Lampung, Apida Rudi Suryanto Terancam 15 Tahun Penjara setelah Tembak Rekan

Poengky menuturkan, Kompolnas juga berharap penyidik dapat melakukan penyidikan secara profesional dan mandiri dengan dukungan scientific crime investigation.

Hal tersebut diperlukan untuk melihat apakah penembakan yang dilakukan Aipda Rudi ada unsur perencanaan atau tidak.

Aipda Ahmad Karnain tewas seusai ditembak Aipa Rudi pada Minggu sekitar pukul 21.30 WIB.

Ahmad meninggal karena lluka tembak di dada.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Lampung Tengah, AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, menuturkan, penembakan berlangsung di rumah Aipda Ahmad.

Sewaktu pelaku datang, korban tengah duduk di teras rumah.

Korban sempat menawari pelaku untuk masuk ke rumah.

Baca juga: Polisi di Lampung Jadi Korban Penembakan OTK di Rumahnya, Meninggal Dunia, Peluru Tembus Dadanya

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved