Selasa, 21 April 2026

Webinar Literasi Digital Kemenkominfo, Bijaklah Bermedia Sosial Agar Tak Terjerumus dan Tak Celaka

Anggota DPR RI Dr Rieke Diah Pitaloka mengingatkan kembali nilai Pancasila dalam berkehidupan, terutama dalam bermedia sosial.

Editor: Mega Nugraha
Istimewa
Webinar literasi digital bijak bermedia sosial di Kabupaten Bekasi, belum lama ini yang digelar Kemenkominfo. 

TRIBUNJABAR.ID,BEKASI- Anggota DPR RI Dr Rieke Diah Pitaloka mengingatkan kembali nilai Pancasila dalam berkehidupan, terutama dalam bermedia sosial.

Hal itu dia katakan dalam webinar literasi digital yang digelar Kemenkominfo untuk pelajar dan guru di Kabupaten Bekasi, belu, lama ini.

Rieke Diah Pitaloka mengatakan, saat ini, terjadi perubahan dalam budaya berdigitalisasi. Selain memberikan efektifitas, namun juga melahirkan hal negatif.

“Perubahan budaya digital pada perubahan kehidupan bermasyarakat harus bisa dimanfaatkan dengan bijak dan baik dalam penggunaannya," kata Rieke Diah Pitaloka.

Baca juga: Soal Kebocoran 1,3 Miliar Data Pribadi, Begini Tanggapan Menkominfo Johnny G Plate

Ia kembali menyinggung nilai Pancasila, sebagai cara pandang dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara. Misalnya, dalam nilai Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika terdapat nilai-nilai yang mengandung saling menghargai, saling gotong royong dan tetap menjaga satu kesatuan.

"Memahami dan juga menerapkan nilai Pancasila dan  Bhineka Tunggal Ika bukanlah hal yang mudah. Maka dari itu melalui media digital harus membiasakan terus mencari tahu," katanya.

Seri webinar Kemenkominfo ini digelar sebagai penyikapan terhadap budaya prilaku dalam bermedia sosial. Sebagai gambaran, selama pandemi Covid-19, terjadi lonjakan penggunaan internet.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Carwinda menekankan pentingnya penanaman Pancasila dalam bermedia sosial maupun dalam kehidupan sosial.

“Sila Pertama sampai sila ke lima merupakan karakter yang paling kuat untuk diterapkan. Mulai dari menjunjung tinggi toleransi, tidak rasis, ›mempunyai jiwa kemanusiaan yang tinggi dan tolong, Mengutamakan persatuan daripada diri, hingga Menghormati orang lain dan bersikap adil," katanya.

Rachel Octavia, tokoh publik, berbicara soal upaya mempromosikan produk dalam negeri. Menurut dia, digitalisasi budaya memungkinkan pendokumentasian kekayaan budaya untuk mewujudkan kreativitas “

“Salah satu yang bisa kita lakukan dalam budaya digital adalah mencintai dan mendukung produk-produk dalam negeri," katanya.

La Rane hafied selaku Co-founder Paberik Soeara Rakjat kembali mengingatkan soal bojak dalam bermedia sosial. Dia aktif dalam podcast terkait isu-isu terkini.

Narasumber lain dalam webinar literasi digital itu antara lain Rizki Ardi Nugroho yang mengingatkan soal keamanan dalam bermedia digita.

R Yana, Asisten Daerah Pemkab Bekasi mengingatkan soal etika dalam bermedia sosial dan musisi Manshur Praditya, juga tak bosan untuk ingatkan dalam bermedia sosial.

Adapun program literasi digital Makin Cakap Digital ini bertujuan buat menaikkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif, & aman.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved