ODGJ yang Resahkan Warga di Simpang Empat Cigasong Majalengka Diamankan Satpol PP
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Majalengka berhasil mengamankan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di sekitar simpang empat Cigasong.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Giri
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Majalengka berhasil mengamankan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di sekitar simpang empat Cigasong, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka, Jumat (26/8/2022).
ODGJ yang diamankan berjenis kelamin laki-laki.
Kepala Satpol PP Majalengka, Rachmat Kartono, mengatakan, awalnya pihaknya menerima informasi dari masyarakat terkait keberadaan seorang ODGJ yang meresahkan warga.
Petugas Satpol PP yang sedang piket langsung ke lokasi yang dimaksud untuk mengamankan ODGJ tersebut.
"Kami menerima informasi dari masyarakat dengan adanya ODGJ yg meresahkan masyarakat di area Bunderan Gedong Gincu Cigasong. Kami langsung melakukan penertiban terhadap ODGJ tersebut," ujar Rachmat kepada Tribun, Jumat (26/8/2022).
Selama proses penangkapan, jelas dia, ODGJ tersebut tak melakukan perlawanan.
Petugas pun langsung membawanya ke dinas terkait.
"Kemudian kami limpahkan penanganan berikutnya kepada dinas sosial sebagai langkah sinergitas dalam hal penanganan bersama," ucapnya.
Rachmat menambahkan, pihaknya akan terus melakukan patroli ke sejumlah titik keramaian yang menjadi tempat nongkrong ODGJ.
Hal itu dilakukan, agar keberadaan ODGJ di Kota Angin terus berkurang.
Baca juga: Legislator Jabar Asal Majalengka Kolaborasi dengan Pemuda PUI Jabar, Bagikan Perlengkapan Sekolah
"Regu piket hari ini yang kami tugaskan untuk melakukan penertiban, sekaligus melakukan patroli wilayah," jelas dia.
Informasi di lapangan, ODGJ yang berkeliaran sekitar Majalengka Kota meresahkan masyarakat.
Kadang beberapa ODGJ bikin rusuh, hingga buat resah.
Di antaranya mengambil makan dan minuman pedagang di pinggir jalan, hingga melakukan aksi yang membuat warga khawatir dan ketakutan dengan aksinya.
Faktor utama yang menyebabkan orang gila sebagian besar karena ditinggalkan istri dan anak.
Baca juga: Lansia Asal Rajagaluh Majalengka Hilang Sudah 4 Hari, Sebelumnya Minta Diantar ke Puskesmas
Ada juga yang gila lantaran kehilangan orang tua dan masalah keluarga lainnya.
Orang gila di Kabupaten Majalengka kebanyakan masih remaja dan ada beberapa sudah orang tua. (*)