Pemberdayaan Remaja Dalam Kesehatan Reproduksi dan Kesehatan Mental
Hari Jumat, 5 Agustus 2022 telah dilaksanakan seminar dengan judul “Pemberdayaan Remaja Dalam Kesehatan Reproduksi dan Kesehatan Mental”. Seminar ini
TRIBUNJABAR.ID, Hari Jumat, 5 Agustus 2022 telah dilaksanakan seminar dengan judul “Pemberdayaan Remaja Dalam Kesehatan Reproduksi dan Kesehatan Mental”. Seminar ini merupakan salah satu program KKN Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Kelompok 32.
SDG’S atau Sustainable Development Goals mejadi tema utama dalam pelaksanaan KKN di UBK karena SDG’S sendiri salah satu agenda internasional yang disusun oleh PBB, dalam rangka ingin menyejahterahkan masyarakat dunia.
SDG’S sendiri mempunyai 18 pilar, akan tetapi untuk kelompok KKN 32 kami mengambil pilar SDG’S No. 3 yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera, dimana pada masa remaja adalah masa kehidupan yang beresiko memiliki masalah kesehatan khususnya masalah reproduksi.
Selain itu, masih banyak yang menganggap remeh mengenai kesehatan mental, hanya karena kesehatan mental tidak terlihat secara fisik dan menjadikan hal tersebut masih menjadi tabu di kalangan masyarakat.
Sasaran seminar yaitu remaja yang merupakan siswa-siswi SMK Bhakti Kencana Bandung kelas XII (Pentingnya mendidik remaja sebagai generasi bangsa).
Tujuan diadakannya kegiatan seminar ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para remaja tentang kesehatan reproduksi dan bisa menjadi tolak ukur untuk menambah pengetahuan remaja tentang betapa pentingnnya kesehatan reproduksi dan mental.
Seminar dilaksanakan secara luring dengan melibatkan 2 pemateri yang ahli dalam bidangnya yaitu Ibu Bani Sakti S.KM., M.KM dengan keahlian profesi yaitu mengenai kesehatan reproduksi dan Ibu Myrna Anissaniwaty, M. Psi, Psikolog dengan keahlian profesional yaitu pengelola emosi orangtua dan anak, stimulasi tumbuh kembang anak pendidikan usia dini, dan optimalisasi potensi belajar gamification.
Pemateri pertama menjelaskan seputar kesehatan reproduksi dan dampaknya bagi remaja. Saat ini telah terjadi pergeseran perilaku seksual di kalangan remaja.
Surya, staf Seksi Evaluasi Direktorat Kesehatan Reproduksi dan mental Remaja BKKBN juga mengatakan, dari data yang dihimpunnya banyak kaum remaja putri maupun putra mengalami infeksi di alat reproduksi dan mentalnya, bahkan menyebabkan kematian (Survei Kesehatan Reproduksi dan mental Remaja Indonesia).
Untuk itu, perlu dilakukan upaya pencegahan sedini mungkin terhadap perilaku seksual yang menjurus ke kehidupan seks bebas sehingga dibutuhkan partisipasi dalam bidang kesehatan, termasuk keperawatan.
Kesehatan mental merupakan keadaan sejahtera setiap individu yang bisa mewujudkan potensi diri mereka sendiri. Kesehatan mental adalah konsep yang positif mencakup emosi, jiwa, dan interaksi sosial.
Mood, fisik, dan sosial membantu kita dalam menghadapi kondisi yang tidak menyenangkan/masalah kontribusi dari aspek-aspek tersebut membantu kita dalam mencapai kesehatan mental yang positif dan kesejahteraan (well being).
Kegiatan ini dilaksanakan di SMK Bakti Kencana Bandung pada tanggal 5 agustus 2022. Kegiatan ini dilaksanakan dengan baik, dan mendapatkan hasil yang maksimal, baik dari pelaksana dan para siswa-siswi yang terdaftar dalam kegiatan tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/1-1-KKN-Mahasiswa-Universitas-Bhakti-Kencana-Kelompok-32.jpg)