MUJ dan PGN Mantapkan Kerjasama Jaringan Gas Rumah Tangga Bodebek dan Bandung Raya
Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan kerjasama ini merupakan bentuk upaya pihaknya mencari solusi pemenuhan energi bersih di Jawa Barat.
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - PT Migas Utama Jabar (MUJ) dan PT Pertamina Gas Negara (PGN) segera memantapkan rencana kerja sama pembangunan jaringan gas (Jargas) rumah tangga di Jawa Barat, yang akan diawali dengan Kerjasama pengelolaan jargas di wilayah Bogor, Depok, Bekasi dan Bandung Raya.
Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan kerjasama ini merupakan bentuk upaya pihaknya mencari solusi pemenuhan energi bersih di Jawa Barat.
Pihaknya berharap MUJ dan PGN bisa menjalankan dengan mengedepankan layanan publik dalam kerja sama ini.
Baca juga: MUJ Teken Dua Kerjasama Strategis Dengan PGN dan BPKH Untuk Perluas Jaringan Gas
Ridwan Kamil mengatakan PGN dan MUJ adalah satu tim dengan semangat yang sama ingin membangun keenergian Indonesia.
PGN dan MUJ, katanya, harus memandang program Jargas sebagai Public Service Obligation.
Dengan demikian, proses pembahasan bisa mengedepankan sinergi bersama dan sehati, mengutamakan kepentingan masyarakat, dan tidak hanya dipandang secara Business to Business murni.
"Atas nama Pancasila yang diamanahkan pada Sila Kelima, kami mengajak seluruh pemangku kepentingan terkait untuk mencari solusi bersama untuk memeratakan kekayaan gas negeri agar dapat digunakan oleh masyarakat lebih luas," kata Ridwan Kamil, Selasa (23/8/2022).
Ridwan Kamil berpesan agar MUJ dan PGN membentuk sinergi yang kuat dalam kerja sama tersebut.
Pria yang juga diamanahkan sebagai Ketua Umum Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) juga meminta rencana strategis disusun dan dipersiapkan dengan matang.
"Ini sudah dream team, mentalnya harus dipersiapkan. Kita harus membuat persiapan yang realistis. Saya restui pernikahan ini," ujarnya.
Anggota Komite BPH Migas Wahyudi Anas mengatakan, dengan jumlah populasi sebanyak 50 juta masyarakat, Jawa Barat sangat layak menggunakan jaringan gas untuk kebutuhan rumah tangganya.
Pihaknya pun mendorong MUJ dan PGN membangun kerja sama untuk percepatan pembangunan jaringan gas di Jawa Barat.
Direktur Utama PT MUJ Begin Troys mengatakan, kerjasama kedua belah pihak sudah diikat HoA pada Oktober 2021 lalu.
Pihaknya terus menindaklanjuti kerjasama usai mendapatkan dukungan penuh dari Gubernur Jabar Ridwan Kamil.
Baca juga: Soal Perkara Pajak, PGN Akan Menghormati Keputusan Hukum Tertinggi