Melalui Mobil Tahu Bulat, Bapenda Jabar Sosialisasi Pajak Termasuk Pemutihan Pajak Kendaraan

Bapenda Jabar menggandeng pedagang tahu bulat yang biasa berkeliling menggunakan mobil dan pengeras suara dalam menyosialisasikan pembayaran pajak

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/MUHAMAD SYARIF ABDUSSALAM
Bapenda Jabar menggandeng pedagang tahu bulat yang biasa berkeliling menggunakan mobil dan pengeras suara dalam menyosialisasikan pembayaran pajak termasuk program pemutihan pajak kendaraan hingga akhir Agustus 2022. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Beragam cara dilakukan Badan Pendapatan (Bapenda) Provinsi Jawa Barat dalam menyosialisasikan pembayaran pajak.

Dari mulai bekerja sama dengan instansi pemerintah hingga berkolaborasi bersama pedagang tahu bulat.

Sejumlah kerja sama dan kolaborasi yang dilakukan di antaranya menggelar operasi simpatik beberepa bulan lalu bersama kepolisian dan TNI.

Lalu, menjalankan program pemutihan dan menyosialisasikannya dengan pemerintah daerah. Program ini pun masih berlangsung hingga akhir Agustus ini.

Terbaru, Bapenda Jabar menggandeng pedagang tahu bulat yang biasa berkeliling hingga ke pemukiman warga menggunakan mobil dan pengeras suara.

Uniknya, setelah nyanyian tahu bulat yang khas, diselipkan imbauan mengenai kewajiban dan pentingnya membayar pajak serta informasi mengenai beragam program dari Bapenda Jabar.

Kepala Bapenda Jabar, Dedi Taufik mengatakan hal ini merupakan bagian dari implementasi kolaborasi yang kerap disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

"Gubernur selalu menekankan pentingnya kolaborasi dan inovasi. Kami terus lakukan itu, menerjemahkannya dengan berbagai cara. Tujuannya kan ada peningkatan pendapatan," kata dia di Bandung, Minggu (21/8/2022).

Baca juga: Kabar Gembira bagi Pemilik Kendaraan, Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Jabar Masih Berlangsung

"Pedagang tahu bulat ini biasanya mendatangi rumah-rumah dengan pengeras suara. Jadi, bisa lebih luas lagi jangkauan sosialisasinya," ia melanjutkan.

Ada ratusan pedagang tahu bulat yang diajak berkolaborasi di semua daerah Jawa Barat. Mereka sudah bergerak menjelang peringatan hari kemerdekaan hingga satu pekan ke depan.

"Kami memahami bahwa saat ini masih tahap pemilihan ekonomi setelah kedaruratan pandemi COVID-19. Tapi kami yakin target yang ditetapkan bisa terealisasi," kata dia. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved