Sambut Kemerdekaan Toko Material Ini Malah Kibarkan Bendera Lain, Dedi Mulyadi Sampai Turun Tangan

Setiap Bulan Agustus masyarakat Indonesia memperingatinya sebagai bulan kemerdekaan. Tahun ini masyarakat

Editor: Ichsan
dok.dedi mulyadi
Sambut Kemerdekaan Toko Material Ini Malah Kibarkan Bendera Lain, Dedi Mulyadi Sampai Turun Tangan 

TRIBUNJABAR.ID – Setiap Bulan Agustus masyarakat Indonesia memperingatinya sebagai bulan kemerdekaan. Tahun ini masyarakat Indonesia akan merayakan HUT ke-77 RI yang jatuh tepat pada tanggal 17 Agustus 2022.

Sepanjang bulan ini masyarakat diminta untuk mengibarkan bendera merah-putih mulai tanggal 1-31 Agustus. Bukan hanya perkantoran, pusat perbelanjaan, pasar, sekolah, hingga rumah pribadi pun diharapkan mengibarkan bendera kebanggan masyarakat Indonesia itu.

Namun ada yang unik saat Kang Dedi Mulyadi berkeliling di Kabupaten Subang. Ia menemukan sebuah toko material di Lebaksiuh memasang bendera yang lain daripada umumnya.

Dedi yang saat itu sedang melintas langsung menghentikan laju mobilnya tepat di depan toko tersebut. Ia pun meminta agar bendera tersebut dilepas.

Baca juga: Jual Paksa Bendera Merah Putih, Para Pemuda di Sukabumi Didatangi Polisi, Disuruh Lakukan Ini

Rupanya bendera yang dipasang oleh toko tersebut terbalik. Alih-alih berkibar merah-putih, bendera tersebut malah jadi berwarna putih-merah.

“Ieu nu masang bendera saha? (Ini yang pasang bendera siapa?),” tanya Dedi kepada seorang bapak yang berada di sekitar lokasi.

“Nu gaduhna (yang punya toko),” ujar bapak yang mengaku sebagai pegawai toko tersebut.

Pria yang juga Wakil Ketua Komisi IV DPR RI itu pun meminta bapak tersebut untuk melepas bendera dan memperbaikinya ke posisi yang benar.

“Ini tolong bukain, Pak. Kata bapak ini benar atau salah?,” ucap Dedi.

“Wah iya salah, kebalik,” kata bapak tersebut.

“Kalau begini mah jadi seperti bendera Polandia, Pak,” timpal Dedi.

Baca juga: Contoh Puisi Kemerdekaan untuk Sambut HUT ke-77 RI, Jadikan Postingan di Facebook atau WhatsApp

Tak menunggu lama bapak itu membawa golok untuk membuka ikatan kawat dan mencongkel paku di tiang kayu tempat bendera berkibar.

Selanjutnya bendera dilepas dan diperbaiki ke posisi yang benar oleh Kang Dedi Mulyadi.

“Terima kasih, Pak, sudah diingatkan,” ucap bapak tersebut.

Sebelum beranjak dari lokasi, Kang Dedi Mulyadi menitipkan pesan kepada bapak tersebut agar pemilik toko membuat tiang bendera yang bagus dan bukan sekadar kayu yang ditempel menggunakan kawat dan paku.

“Padahal yang punyanya tukang kayu. Harusnya bikin yang bagus, dicat, kalau memang mencintai negara,” ujar Kang Dedi Mulyadi.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved