Harga Tiket Wisata Naik, Pengusaha di Pangandaran Mengeluh Pendapatan Berkurang Dagangan Tak Terjual

Diduga akibat harga tiket naik, para pelaku usaha wisata di Pantai Karapyak, Pangandaran mengeluh, banyak barang dagangannya yang tidak laku.

Penulis: Padna | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/PADNA
Pelaku usaha wisata di Pantai Karapyak Pangandaran memperlihatkan barang dagangannya yang tidak laku, Minggu (14/8/2022) karena sepinya pengunjung diduga akibat tiket objek wisata yang naik. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Diduga akibat harga tiket naik, para pelaku usaha wisata di Pantai Karapyak, Pangandaran mengeluh, banyak barang dagangannya yang tidak laku.

Seorang pedagang es kelapa di Pantai Karapyak, Nuryani (40) menyampaikan kurangnya pengunjung khususnya di akhir pekan, banyak barang dagangan yang tidak terjual.

"Kalau sebelumnya Saya bisa dapat Rp 200 ribu, Sekarang dapat Rp 15 ribu juga sudah alhamdulilah, malah kadang sama sekali enggak dapat. Pokoknya, ini terasa sejak lebaran Idul Fitri," ujar Nuryani saat ditemui Tribunjabar.id di warung tempat berjualannya di objek wisata pantai Karapyak, Minggu (14/8/2022) siang.

Menurutnya, setelah Idul Fitri kunjungan wisata berkurang yang berdampak terhadap pelaku usaha wisata.

Hal yang sama disampaikan satu pedagang makanan, Yani Maryani (50) bahwa, yang tadinya pendapatan dari penjualannya 80 persen sekarang paling 20 persen.

"Cuman, penurunan ini yang saya dengar dari sopir itu karena harga tiketnya itu terlalu mahal," katanya.

Dan ini, kata Ia, dirasakan sejak setelah Lebaran atau setelah harga tiket wisata di pantai Karapyak naik.

Baca juga: Cycling de Jabar 2022, Gaungkan Potensi Jabar Selatan, Start Ciletuh Finis Pangandaran

"Ya, gara-gara harga tiket naik," ucap Ia.

"Pendapatan dahulu, yang biasanya di hari Sabtu, Minggu, Saya dapat Rp 700 sampai Rp 800 ribu tapi sekarang ingin dapat Rp 200 ribu saja susah."

Kedepan, Ia berharap kepada pemerintah daerah untuk mempertimbangkan harga tiket wisata masuk ke Pantai Karapyak.

"Saya mohon, turunkan lagi harga tiketnya. Ya, kalau naik juga kata sopir - sopir ya naik Rp 50 ribu juga gak apa-apa, ini kan naik setengahnya (Dulu bus besar Rp 250 ribu sekarang Rp 515 ribu)."

"Jadi, (harga tiketnya sekarang) terlalu mahal. Karena, kalau enggak ada pengunjung seperti sekarang otomatis enggak ada yang jajan pak," ucap Yani. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved