Empat Bulan Tebing Ambrol Cigendel Sumedang Belum Diperbaiki, Warga Khawatir dan Waswas

Di lokasi bekas tebing ambrol, terlihat terpal-terpal dihamparkan. Gunanya, agar air hujan tidak meresap ke tanah dan membuat ambrol susulan.

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Kiki Andriana
Kondisi tebing ambrol di Jalan Raya Sumedang-Bandung, tepatnya di kawasan Cigendel, Pamulihan, Sumedang yang belum diperbaiki, Rabu (10/8/2022) petang. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Tebing ambrol di Jalan Raya Sumedang-Bandung, tepatnya di kawasan Cigendel, Kabupaten Sumedang, belum diperbaiki.

Empat bulan lalu, tebing itu ambrol dan menghancurkan dua buah warung nasi yang beridiri di atasnya.

Tanah tebing itu merupakan area Perhutani. Warung-warung yang hancur juga merupakan kerja sama warga dan Perhutani.

Baca juga: Longsor di Belakang Rumah Nenek Ening Ternyata Sudah Beberapa Kali Terjadi, Kini Lebih Parah

Di lokasi bekas tebing ambrol, terlihat terpal-terpal dihamparkan. Gunanya, agar air hujan tidak meresap ke tanah dan membuat ambrol susulan.

Warga pengguna jalan dan pemilik warung di sekitar lokasi itu khawatir akan bahaya susulan. Terlebih, kondisi yang dibiarkan itu membuat pelanggan warung minus.

"Saya tiap hari lewat ke sini. Kalau tidak macet, kendaraan bisa melintas area ambrol dengan cepat. Nah, kalau macet, itu kan riskan sekali karena kendaraan menamvah beban di area tebing jalan yang ambrol," kata Dinar Akbar (24), pengendara sepeda motor asal Cimalaka kepada TribunJabar.id, Rabu (10/8/2022) malam.

Dia sangat berharap instansi terkait segera memperbaiki pinggir jalan yang rusak itu.

"Harapan ya kalau ambrol itu segera diperbaiki. Kalau hujan lagi, khawatir nambah lagi," katanya.

Eti (42) pemilik warung nasi di Cigendel mengatakan sebulan lalu dia melihat rombongan petugas berseragam melakukan survey di daerah itu.

"Ada survey baru-baru ini, sebulan yang lalu, dari petugas PU berseragam dan rompi oranye. Saya sih tidak mengobrol, cuma dengar mau segera diperbaiki," katanya di Cigendel.

Dia sendiri mengaku omset warung nasinya merosot tajam dibandingkan dengan sebelum peristiwa tebing ambrol.

"Alasannya para pengunjung khawatir untuk singgah. Khawatir ada kejadian serupa ketika mereka sedang berada di sini," katanya.

Baca juga: Seluruh Garut Dihantam Banjir, 1 Orang Meninggal Tertimpa Tebing yang Ambrol

Dia sendiri tahu alasan itu ketika beberapa orang langganannya memilih tidak berhenti untuk istirahat dan makan di Cigendel menyampaikan kepadanya via WhatsApp.

"Pengunjung juga takut, kalau mau berhenti juga mereka takut, beda sekali dengan dulu sebelum ambrol. Sepi sekarang," katanya seraya berharap perbaikan segera dilakukan.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved