Hemat Air! BPBD Sumedang Imbau Warga Siaga Hadapi Kemarau, Diperkirakan Agustus Puncaknya

Daerah-daerah yang rawan kekurangan air bersih di Sumedang mulai dari daerah di pusat kota Sumedang hingga ke arah Timur.

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Cirebon/ Eki Yuliantoro
ILUSTRASI Kekurangan air saat kemarau - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau masyarakat hemat air. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Bulan Agustus diprakirakan menjadi puncak kemarau di Kabupaten Sumedang.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau masyarakat hemat air.

"Hemat air, gunakan air secukupnya, sebab di Sumedang sering terjadi kekurangan air bersih," kata Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Sumedang, Adang kepada TribunJabar.id, di Sumedang, Selasa (9/8/2022).

Daerah-daerah yang rawan kekurangan air bersih, menurut Adang, mulai dari daerah di pusat kota Sumedang hingga ke arah Timur.

Baca juga: Kemarau, 12 Desa di Sumedang Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan, BPBD Buat Penyekat Api di Hutan

"Ada di sekitar wilayah kota seperti Jatihurip, Cipadung, terus ke Timur seperti Tegal Sari, Cijeler, Jatinunggal," katanya.

Menurut Adang selain berhemat air, masyarakat lebih baik menyimpan cadangan air dalam bak-bak tertutup. Bak cadangan air yang tertutup tidak akan menjadi sarang nyamuk.

BPBD Sumedang juga mengantisipasi kekurangan air bersih dengan skema suplai air bersih. Meski secara anggaran, BPBD tak punya biaya.

"Anggaran suplai air, tahun ini kita juga tak tersedia. Mungkin itu kita kerjasama dengan desa atau kecamatan yang mereka dekat dengan posisi kerawanan," kata Adang.

Ada yang membuat sedikit lega menghadapi kemarau ini. Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan pada bulan September akan mulai ada hujan lagi.

"BMKG menginformasikan Agustus puncak kemarau, tapi September ada hujan lagi," kata Adang.

Baca juga: Persiapan Menghadapi Musim Kemarau, PLN UIP JBT Fasilitasi Air Bersih dan MCK untuk 4 Desa di Jabar

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved