Kemarau, 12 Desa di Sumedang Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan, BPBD Buat Penyekat Api di Hutan

Kemarau di Kabupaten Sumedang diwaspadai sebagai waktu yang rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Seli Andina Miranti
AFP
ILUSTRASI Kebakaran Hutan - Kemarau di Kabupaten Sumedang diwaspadai sebagai waktu yang rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Musim kemarau di Kabupaten Sumedang diwaspadai sebagai waktu yang rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Badan Penanggunlangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang telah mengantongi peta rawan karhutla. Daerah-daerah rawan itu adalah yang berada di timur dan selatan.

"Karhutla di Sumedang diwaspadai mulai dari wilayah timur Sumedang. Mulai dari Kecamatan Ujung Jaya, Conggeang, Jatigede, sebagian Buah Dua dan juga di wilayah selatan, seperti Kecamatan Sumedang Selatan," kata Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sumedang, Adang, kepada TribunJabar.id, Senin (8/8/2022).

Baca juga: Polres Majalengka Siapkan Ransel Air Guna Cegah Karhutla di Musim Kemarau

Adang mengatakan saat ini BPBD Sumedang tengah mempersiapkan surat edaran terkait kesiapsiagaan dini untuk pemerintah kecamatan dan desa di daerah-daerah berpotensi Karhutla itu.

"Kami juga secara manual membuat sekat api," kata Adang.

Sekat api adalah jarak yang dibuat di area-area berumput di gunung dan hutan yang berpotensi terbakar.

"Kami gunakan parang dan cangkul untuk membuat sekat itu. Kami buat di Gunung Palasari yang notabene sering terjadi Karhutla," ujarnya.

"Sekat yang kami buat sudah sejauh 3 kilometer dengan lebar 2,5 hingga 3 meter," kata Adang.

Pembuatan sekat di daerah lain akan ditinjau dari segi prioritasnya. Jika suatu daerah mendesak untuk dibuatkan sekat api, maka BPBD segera memprioritaskan.

Baca juga: Polres Majalengka Siapkan Ransel Air Guna Cegah Karhutla di Musim Kemarau

"Kami juga intensif memberikan edukasi kepada masyarakat di sekitar hutan, kami menggandeng pihak lain untuk bekerja sama di antaranya Patriot Desa Jawa Barat," katanya.

Di Sumedang secara keseluruhan ada 12 Desa yang rawan Karhutla yang tersebar di 9 kecamatan.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved