Besok, Ratusan Honorer Nakes Subang Unjuk Rasa di Gedung Sate, Tolak Penghapusan Tenaga Honorer

"Unjuk rasa itu akan sedikit mengganggu pelayanan kesehatan di Kabupaten Subang, khususnya di 40 puskesmas," kata Maxi

Penulis: Ahya Nurdin | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribun Jabar/Ahya Nurdin
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr Maxi, mengatakan unjuk rasa ratusan honorer nakes di Gedung Sate, Jumat (5/8/2022), diperkirakan sedikit mengganggu pelayanan kesehatan. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Subang, Ahya Nurdin

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG- Ratusan tenaga honorer Dinas kesehatan Kabupaten Subang berencana unjuk rasa di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (5/8/2022).

Ratusan nakes no ASN Subang akan bergabung dengan honorer Dinas Kesehatan dari daerah lain di Jawa Barat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr Maxi, mengatakan unjuk rasa ratusan honorer nakes tersebut diperkirakan sedikit mengganggu pelayanan kesehatan.

"Unjuk rasa itu akan sedikit mengganggu pelayanan kesehatan di Kabupaten Subang, khususnya di 40 puskesmas," kata Maxi saat ditemui Tribunjabar.id di ruang kerjanya, Kamis (4/8/2022).

Dikatakan Maxi, ratusan nakes honorer itu banyak yang sudah lama bekerja di puskesmas. Ada juga yang masih baru.

Baca juga: Ketua DPRD Sumedang Temui Ratusan Tenaga Kesehatan Honorer, Janji Perjuangan Masuk Formasi P3K

"Kemungkinan saat para nakes demo, pelayanan 40 puskesmas akan sedikit terganggu karena banyak honorer akan meninggalkan tugas di puskesmas, termasuk petugas vaksinasi. Pelayanan di puskesmas tetap berjalan seperti biasa," katanya.

Menurut Maxi, ratusan honorer nakes Subang yang akan unjuk rasa ke Gedung Sate demi memperjuangkan nasib mereka berkaitan dengan penghapusan tenaga honorer pada November 2022.

"Para nakes akan berjuang meminta kepada Pemerintah Pusat agar tenaga honorer tak dihapus dan meminta diangkat jadi PPPK," katanya.

Soal honorer nakes, Pemkab Subang hanya sanggup mengakomodasi 133 orang untuk menjadi PPPK karena minimnya anggaran.

Baca juga: Hari Ini Ribuan Honorer Nakes Sukabumi Demo di DPRD Sukabumi, 2023 Akan Dihapus

"Dari 988 nakes non ASN, tahun ini bisa mengikuti tes PPPK, untuk bersaing memperebutkan kuota 133 orang," katanya.

Sampai saat ini, ucapnya, petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan belum ada karena kewenangan di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Subang.

"Kemungkinan akan dibatasi dan dites. Yang pasti, kita masih menunggu petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaannya, tapi yang pasti di tahun ini," katanya.

 

 

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved